PT. Pahala Sukses Bersama Tidak Ada Upaya Untuk Menghilangkan Bau

Sabtu, 14 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kabupaten Serang – PT. Pahala Sukses Bersama yang terletak di Kampung Wanasari Kidul, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Propinsi Banten yang memproduksi tepung ikan sangat menggangu kepada masyarakat, Sebab bau busuk yang dikeluarkan dari perusahaan diduga telah melakukan pencemaran lingkungan dan pencemaran polusi udara.

Saat dikonfirmasi Mahmud selaku Tokoh Masyarakat sekaligus Ketua Satgas TTKKDH Kecamatan Jawilan, Sabtu (14/11/2020) mengatakan Kami selaku tokoh masyarakat Kampung Wanasari, Desa Junti, Kecamatan Jawilan menerima keluhan dari masyarakat terkait bau busuk yang dikeluarkan dari PT. Pahala Sukses Bersama.

“Kami menerima keluhan dari Masyarakat terkait bau busuk dari PT. Pahala Sukses Bersama, Dan kami mendatangi perusahaan untuk konfirmasi penyebab bau busuk yang dikeluarkan oleh pabrik, Masyarakat jelas untuk minta pabrik tutup sebab sangat menggangu keberadaannya apalagi malam hari masyarakat susah tidur karena terganggu pernapasannya”Ucapnya.

Sementara itu Ajim warga kampung pabuaran desa Junti saat ditemui awak media menuturkan bahwa beliau rasakan bau tidak sedap sangat mengganggu dan berharap pabrik tidak keluarkan bau lagi, ” memang tadi warga datang ke pabrik warga spontan karena bau busuk, intinya warga tidak bau aja”Ujarnya.

Saat menjelaskan kepada media Imam staf humas PT. Pahala Sukses Bersama menjelaskan bahwa yang namanya bau tidak bisa dihilangkan, bau tersebut berasal dari blower kami yang sedang trable.

“Di pasar ikan saja tidak bisa hilang baunya jadi bau yang ada di perusahaan hanya bisa kita minimalisir dan tidak bisa dihilangkan, Kami baru empat hari buka Pabriknya”Ungkapnya.

Bau menyengat dari PT Pahala Sukses Bersama (PT PSB) yang baru empat hari beroperasi beberapa memang menimbulkan aroma bau busuk yang tidak sedap hingga warga rasakan sesak, selanjutnya warga sekitar pabrik berharap pihak perusahaan dapat mengatasi permasalahan bau yang keluar dari dalam pabrik tepung ikan. (Haris)

Berita Terkait

Dugaan Proyek Asal-asalan Dinas Perkim Banten: Peningkatan Jalan Desa Ciruas Diklaim Buruk
Peredaran Obat Keras di Banten Mengkhawatirkan
Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis di RSUD Balaraja Kembali Mencederai Kebebasan Pers
Pemerintah Didesak Ambil Langkah Tegas Atasi Penyelewengan Solar Bersubsidi yang Rugikan Negara
Beredar Video Pencurian Sepeda Motor Berulang, Warga Minta Peningkatan Keamanan dan Penyelidikan Tuntas
Desakan Transparansi Ekspor, Impor, dan Pengembalian Aset Korupsi: Rakyat Mempertanyakan Kinerja Legislatif
“Zuliyanto Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhammad Najib Hamas sebagai Ketua DPW PKS Banten”
Maraknya Gudang Oli Palsu di Dadap Meresahkan, Aparat Diminta Bertindak Tegas!

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 04:25 WIB

Dugaan Proyek Asal-asalan Dinas Perkim Banten: Peningkatan Jalan Desa Ciruas Diklaim Buruk

Selasa, 5 Agustus 2025 - 08:15 WIB

Peredaran Obat Keras di Banten Mengkhawatirkan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:22 WIB

Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis di RSUD Balaraja Kembali Mencederai Kebebasan Pers

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Pemerintah Didesak Ambil Langkah Tegas Atasi Penyelewengan Solar Bersubsidi yang Rugikan Negara

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 01:23 WIB

Beredar Video Pencurian Sepeda Motor Berulang, Warga Minta Peningkatan Keamanan dan Penyelidikan Tuntas

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:15 WIB

Desakan Transparansi Ekspor, Impor, dan Pengembalian Aset Korupsi: Rakyat Mempertanyakan Kinerja Legislatif

Jumat, 25 Juli 2025 - 08:18 WIB

“Zuliyanto Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhammad Najib Hamas sebagai Ketua DPW PKS Banten”

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:07 WIB

Maraknya Gudang Oli Palsu di Dadap Meresahkan, Aparat Diminta Bertindak Tegas!

Berita Terbaru

Pertanahan

Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:46 WIB