Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo

- Penulis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 sebagai langkah konkret melindungi calon jemaah dari praktik haji ilegal dan penipuan.

Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4). Pembentukan Satgas ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.

Wakapolri menegaskan, Satgas Haji akan bekerja terpadu dari pusat hingga daerah dengan pendekatan menyeluruh—mulai dari edukasi hingga penegakan hukum.

Polri akan mengedepankan:
• Edukasi (preemtif): Sosialisasi masif agar masyarakat tidak tertipu modus travel ilegal
• Pencegahan (preventif): Pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan
• Penindakan (represif): Tindakan tegas terhadap pelaku penipuan dan haji ilegal

“Satgas ini kami bentuk untuk memastikan masyarakat terlindungi dan tidak menjadi korban penipuan dengan berbagai modus,” ujar Wakapolri.

Selain itu, akan dibuka hotline pengaduan terpadu guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Ancaman Nyata: Puluhan Kasus dan Kerugian Miliaran Rupiah

Data Polri menunjukkan praktik penipuan haji masih marak:
• 42 kasus tengah diproses hukum
• 1 kasus sudah tahap lanjutan
• Kerugian mencapai Rp92,64 miliar

Sementara itu, pada 2025, aparat berhasil mencegah 1.243 calon jemaah berangkat menggunakan visa non-haji, dengan jumlah terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Temuan ini menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan harus diperkuat secara sistematis.

Sinergi Hingga ke Arab Saudi

Tidak hanya di dalam negeri, Polri juga memperluas koordinasi hingga ke Arab Saudi. Personel akan ditempatkan untuk memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan di Jeddah dan Mekkah.

Langkah ini memastikan perlindungan jemaah Indonesia tetap berjalan, bahkan saat berada di luar negeri.


Komitmen Pemerintah: Aman dan Tidak Membebani

Wakil Menteri Haji dan Umrah menegaskan, Satgas Haji dibentuk untuk menjalankan dua fokus utama arahan Presiden:
1. Perlindungan penuh terhadap jemaah
2. Menjaga agar biaya haji tidak semakin membebani masyarakat

Pemerintah juga memastikan bahwa kenaikan biaya global tidak serta-merta dibebankan kepada jemaah.

“Negara hadir untuk melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” tegasnya.

Imbauan: Waspada Modus Haji Ilegal

Polri mengingatkan masyarakat untuk:
• Tidak tergiur penawaran haji dengan visa non-resmi
• Memastikan travel memiliki izin resmi
• Segera melapor jika menemukan indikasi penipuan

“Modus akan terus berkembang. Karena itu kewaspadaan masyarakat menjadi kunci. Polri akan bertindak tegas demi melindungi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Pembentukan Satgas Haji 2026 menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Polri, bersama Kemenhaj dan seluruh pemangku kepentingan, terus bergerak cepat dan responsif.

Berita Terakait

Perkuat Keamanan di Gunung Putri, Personil Korps Sabhara Blusukan Pantau Pasar dan Perumahan
Mako Bersih Pelayanan Maksimal: Aksi Gotong Royong Personel Subden C Detasemen Perintis di Cikeas
Jaga Kondusivitas Jakarta Selatan, Detasemen Perintis Polri Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Rawan
Sidak Mako Pengadegan, Kabaharkam Polri Komjen Karyoto Tegaskan: Fasilitas Terawat, Pelayanan Rakyat Maksimal!
Menulis untuk Masa Depan: 39 dari 40 Buku Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Resmi Terdaftar HAKI
Tim Supervisi Mabes Polri Cek Kesiapan Ops Ketupat Maung di Polresta Tangerang
Brigjen Hando Wibowo, Pimpin Supervisi Operasi Ketupat 2026 di Wilkum Polda Banten
Pantau Arus Mudik dari Udara, Wakapolri Harapkan 2.746 Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Layani Pemudik

Berita Terakait

Kamis, 9 April 2026 - 15:24 WIB

Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:54 WIB

Perkuat Keamanan di Gunung Putri, Personil Korps Sabhara Blusukan Pantau Pasar dan Perumahan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:51 WIB

Mako Bersih Pelayanan Maksimal: Aksi Gotong Royong Personel Subden C Detasemen Perintis di Cikeas

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:52 WIB

Jaga Kondusivitas Jakarta Selatan, Detasemen Perintis Polri Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Rawan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:29 WIB

Sidak Mako Pengadegan, Kabaharkam Polri Komjen Karyoto Tegaskan: Fasilitas Terawat, Pelayanan Rakyat Maksimal!

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:48 WIB

Menulis untuk Masa Depan: 39 dari 40 Buku Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Resmi Terdaftar HAKI

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:39 WIB

Tim Supervisi Mabes Polri Cek Kesiapan Ops Ketupat Maung di Polresta Tangerang

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:02 WIB

Brigjen Hando Wibowo, Pimpin Supervisi Operasi Ketupat 2026 di Wilkum Polda Banten

Berita Terabru

kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Kementerian ATR/BPN Jadi _Supporting_ Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Kamis, 9 Apr 2026 - 17:32 WIB

Gadgets

Diduga Lalai, Lapak Limbah B3 di Cikande Ludes Terbakar

Rabu, 8 Apr 2026 - 20:53 WIB