PLN UPT Cilegon menggandeng Bhabinkamtibmas Polres Cilegon Sosialisasikan Bahaya Main Layangan

- Penulis

Rabu, 13 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comCilegon, Tingginya gangguan terhadap jaringan listrik yang diakibatkan oleh perilaku masyarakat terkait permainan layangan di dekat menara sutet, membuat PLN meningkatkan perhatian penting soal perihal tersebut. PLN yang notabene penyedia listrik nasional bahkan mengajak Bhabinkamtibmas Polres Cilegon untuk mensosialisasikan hal itu kepada masyarakat luas.

Dalam acara sosialisasi yang diikuti Kapolres Cilegon serta seluruh Bhabinkamtibas di wilayah hukum Polres Cilegon, Petugas Pemeliharaan PLN Wilayah Jawa Bagian Barat Arif Setiawan menyampaikan, perilaku masyarakat yang bermain layangan dengan ukuran besar dekat area sutet sangat berpotensi menyebabkan gangguan dengan resiko cukup tinggi. Selain berbahaya untuk keselamatan orang-orang sekitar wilayah keberadaan sutet, menurut Arif, pasokan listrik secara besar juga dapat ditimbulkan oleh aktivitas itu.

Tak hanya itu, potensi lain yang sifatnya berbahaya juga dipengaruhi oleh keberadaan pohon atau bangunan di dekat area sutet, sehingga perlunya edukasi ataupun perawatan terhadap jaringan listrik ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berbahaya terhadap pemain layangan itu sendiri, maupun orang disekitar. Karena saat layang-layang itu terkena konduktor (jaringan kebel bertegangan tinggi-red) kemudian listriknya nyalur ke tanah, orang disekitarnya juga akan ikut terancam. Karena ini jalurnya besar, dapat mengakibatkan gangguan besar, kalau berlanjut pasokan listrik Jawa Bali bisa padam,” kata Arif di ruang Rupatama Mapolres Cilegon, Rabu 13 Januari 2021.

Arif mengungkapkan, ada sejumlah wilayah berkategori rawan kecelakaan yang disebabkan perilaku masyarakt ini. Wilayah itu tersebar di Kota Cilegon dan Kabupaten Serang.

“Yang paling rawan untuk wilayah Cilegon disekitar Grogol, Kalitimbang, dan Ciwandan. Wilayah Kabupaten Serang, Anyer, Ragas Puloampel, Bojonegara, Mancak,itu rawan sekali sering kita temukan laying-layangnya gede-gede,” jelasnya.

Dalam catatan kejadian akibat perilaku ini, sambung Arif, pihaknya telah menerima laporan atupun perbaikan di delapan sutet. Tak jarang, kejadian itu menimbulkan ledakan serta kerusakan instalasi listrik milik BUMN ini.

“Sejak 28 Oktober 2020 – 01 Januari 2021 kemarin, terjadi delapan kali gangguan yang menimbulkan ledakan dan kerusakan instalasi milik PLN,” pungkasnya.

Sementara, Manajer UPT PLN Cilegon Hasbullah menuturkan, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak sembarangan bermain layangan di area dekat menara jaringan listrik. Hal itu sebagai upaya menghindari gangguan terhadap pasokan listrik ataupun menjaga keselamatan dari bahaya yang ditimbulkan.

“Kami mengimbau, agar masyarakat tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik. Selain dapat mengganggu pasokan listrik, ini juga mengancam keselamatan manusia juga. Listrik bertegangan tinggi dapat menghilangkan nyawa sesorang apabila diabaikan dengan perilaku demikian,” ujar Hasbullah singkat.

Kapolres Cilegon AKBP. Sigit Haryono SIk SH,mengatakan, pihaknya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat mendukung peran serta PLN yang berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas Polres Cilegon men-sosialisasikan pemahaman tersebut.

“Kami mendukung langkah dan upaya PLN, dan saya perintahkan langsung seluruh Bhabinkamtibmas untuk segera mensosialisasikan hasil kegiatan ini. Untuk mencegah kejadian yang tidak kita inginkan. Jangan dianggap sepele, listrik ini sangat berbahaya apalagi yang bertegangan tinggi, apabila terganggu nyawa ancamannya,” tandas Kapolres. Riska

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru