Pemkab Serang Serius Kembangkan Potensi Garam

Rabu, 24 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Pemkab Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) mencanangkan pengembangan produksi garam. Karena, produksi garam memiliki potensi yang cukup besar.

Hal tersebut terungkap pada acara sosialisasi daerah integrasi pergaraman usaha garam rakyat di Aula Tb Suwandi Pemkab Serang, Rabu (24/4). Hadir Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten Suyitno, Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo, dan perwakilan dari Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (PSDPL) Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Provinsi Banten merupakan daerah dengan potensi produksi terbesar di Banten. Karena itu, masyarakat Kabupaten Serang harus bisa memanfaatkan potensi tersebut. “Potensi di Kabupaten Serang juga cukup besar,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tatu mengatakan, pasar garam di Banten paling besar di sektor industri untuk bahan baku produksi. Sehingga, para petambak garam tidak perlu bingung untuk persoalan pemasarannya. “Tinggal nanti kita siapkan saja regulasi dari pemerintahnya,” ujarnya.

Menurut Tatu, produksi garam cukup mudah tinggal kemauan dari masyarakat saja. Tahun ini, Pemkab Serang mendapatkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk 35 hektare pengembangan produksi garam. “Ini kita anggap sebagai cikal bakal industri garam di Kabupaten Serang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, ada tiga kecamatan yang menjadi sentra produksi garam. Yakni, Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara. “Kita sedang berupaya kembangkan di tiga kecamatan ini,” katanya.

Suhardjo mengatakan, menurut petambak garam yang ada di Kabupaten Serang, hasil produksi yang dicapai dari luas meja garam berukuran 4×25 meter berkisar antara 300 hingga 500 kilogram per meja garam. “Potensi luas lahan kita ada 4.564 hektare,” ujarnya. Red

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:08 WIB

Bupati Tangerang Panen Melon Hidroponik Terpadu di Curug Wetan

Berita Terbaru

Pertanahan

Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:46 WIB