Peduli Pesantren, BIN Lakukan Vaksinasi untuk Santri di Kresek KabupatenTangerang

Rabu, 1 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang – Pandemi Covid 19 telah membuat aktivitas pesantren terhenti dan tidak bisa melakukan pembelajaran di asrama pesantren. Pembelajaran harus dilakukan secara daring, padahal sistem pembelajaran pesantren mengharuskan bertemu dan tatap muka. Sistem belajar sorogan yaitu santri bertemu Kyai untuk menyetorkan hafalan atau pun bacaan kitabnya.

Untuk itu seiring dengan turunnya level PPKM, proses pendidikan sudah dapat dimulai dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) namun denga syarat santri harus sudah divaksin.

Untuk kesekian kalinya, Badan Intelejen Negara (BIN) melakukan vaksinasi bagi masyarakat secara luas. Hari ini, Selasa (31/8/2021), BIN melakukan vaksinasi terhadap 1.500 santri di Pondok Pesantren Riyadlul Janah di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, KabupatenTangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa turun langsung ke pesantren guna melakukan vaksinasi bagi para santri.

“Pesantren adalah pilar penting dan aset berharga bagi bangsa. BIN merasa terpanggil melakukan vaksinasi bagi santri sebagai langkah strategis dalam menghadapi ancaman nasional Covid 19 di Indonesia”, tuturnya.

Sementara Kepala Sekolah Gus Aan Angsori menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala BIN Budi Gunawan yang telah melakukan program vaksinasi di lingkungan pesantren. Selain itu, ia juga berterima kasih, berkat vaksinasi yang dilakukan BIN, internet dapat masuk ke pesantren.

“Sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Kepala BIN yang sudah membantu pemberian vaksin kepada para santri melalui Kebinda Banten. Dengan sudah divaksin kami bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Berkah lain adalah kami bisa merasakan internet masuk ke pesantren karena program vaksinasi ini,” ujar Gus Aan Angsori.

Perwakilan santri juga melakukan teleconference dengan Presiden secara langsung. Perwakilan Santri Yusuf menuturkan bahwa dirinya dan para santri yang lain sangat senang karena dapat melakukan dialog langsung dengan Presiden.

Yusuf dan para santri mendoakan agar Presiden Jokowi selalu dalam keadaan sehat dan mendapat perlingdungan dari yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas-tugas negara. Dirinya juga memimpikan suatu saat Presiden bisa berkunjung langsung ke Pesantrennya.

“Sangat senang dan bangga bisa berdialog langsung dengan Bapak Presiden. Doa kami Presiden Jokowi sehat selalu dan mampu mengemban amanah dengan baik,” kata Yusuf.

Ponpes Riyadlul Janah dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak ragu daam mengikuti program vaksinasi, karena para Kyai dan santri sudah banyak yang divaksin.

Binda Banten dalam waktu yang bersamaan juga melakukan vaksinasi lanjutan bagi 176 warga desa Pasir Barat Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Salah satu komponen terpenting dari kehidupan dan penghidupan manusia adalah menjaga kesehatannya. Maka untuk menjaga kesehatan manusia dari bahaya penyakt dan epedemi yang mematikan virus Corona, vaksin adalah salah satu ikhtiar terbaik yang semestinya dilakukan oleh manusia.

Vaksin medis adalah metode pencegahan penyakit Corona yang paling penting di era modern ini. Oleh sebab itu, melakukan vaksin bagi setiap Muslim adalah bentuk ikhtiar yang bernilai ibadah demi menjaga dan melestarikan kehidupan manusia. ( Riska)

Berita Terkait

Aliansi Kecamatan Gunungsari Gelar Audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang
Rumah Sakit Sari Asih Serang Gelar Sunatan Massal sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat
Tak Tahan Bau Menyengat Limbah PT RGM, Warga Kasuren Siap Tutup Paksa Gudang Penampung Oli  Bekas
Aktivitas Peliputan, PWI Banten Bekali Wartawan Dengan Suplemen Vitamin
Program Ketahanan  Pangan Dana Desa Diduga Kuat Dijadikan Ajang Bacakan, Ini Penjelasan Sekdes Bojongmanik
Statment Pelaksana Proyek RSUD Tigaraksa Menyakiti Hati Insa Pers, Perkumpulan Wartawan Serang Timur Geram
Merasa Kebal Hukum, Berkedok Toko Sembako, Penjual Obat Terlarang Masih Beroperasi
Wakapolda Banten Anjangsana ke Personel Yang Sakit Menahun

Berita Terkait

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:05 WIB

Aliansi Kecamatan Gunungsari Gelar Audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:00 WIB

Rumah Sakit Sari Asih Serang Gelar Sunatan Massal sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Masyarakat

Jumat, 11 Oktober 2024 - 17:21 WIB

Tak Tahan Bau Menyengat Limbah PT RGM, Warga Kasuren Siap Tutup Paksa Gudang Penampung Oli  Bekas

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Aktivitas Peliputan, PWI Banten Bekali Wartawan Dengan Suplemen Vitamin

Selasa, 2 Juli 2024 - 00:24 WIB

Program Ketahanan  Pangan Dana Desa Diduga Kuat Dijadikan Ajang Bacakan, Ini Penjelasan Sekdes Bojongmanik

Senin, 13 Maret 2023 - 10:06 WIB

Statment Pelaksana Proyek RSUD Tigaraksa Menyakiti Hati Insa Pers, Perkumpulan Wartawan Serang Timur Geram

Kamis, 2 Maret 2023 - 10:48 WIB

Merasa Kebal Hukum, Berkedok Toko Sembako, Penjual Obat Terlarang Masih Beroperasi

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:09 WIB

Wakapolda Banten Anjangsana ke Personel Yang Sakit Menahun

Berita Terbaru