Membangun Kampung Halaman Lewat Sentuhan Graha Kreatif

- Penulis

Kamis, 28 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Meraih sukses di Jakarta sebagai seorang entrepreneur muda, tak lantas membuat Johani Fauzi melupakan kampung halamannya di Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. “Kami ingin anak-anak di desa ini bisa memiliki kemampuan lebih dan kreatif untuk bisa meraih cita-citanya. Harapannya, anak desa sini harus lebih dari yang lain,” ungkap Johani.

Pernyataan Johani bukan sekadar isapan jempol belaka. Pada 2019 lalu, berbekal pengalaman di bidang informasi teknologi (IT), Johani Fauzi mendirikan Graha Kreatif. Tujuannya, untuk mengubah anak-anak desa yang sebelumnya memiliki kemampuan dan skill terbatas, menjadi seorang wirausaha dan kreatif.

Johani mengaku tergerak untuk membantu dan memotivasi generasi muda agar memiliki semangat tinggi untuk terus belajar dan memiliki jiwa wirausaha kreatif. “Sehingga, mereka bakal mampu bersaing dengan anak-anak kota,” tandas Johani.

Bagi Johani, Graha Kreatif akan menjadi rumah bagi para generasi muda untuk bisa mendapatkan pelatihan secara gratis di segala hal, mulai entrepreneur, informasi teknologi, konten kreatif, broadcasting, pertanian, hingga peternakan.

“Ayo manfaatkan berbagai fasilitas Graha Kreatif ini, mulai dari internet gratis hingga pelatihan untuk menambah ilmu dan mewujudkan cita-cita yang berguna di masa depan,” tegas Johani.

Johani menambahkan, generasi muda merupakan tulang punggung dan generasi penerus bangsa, dengan kemampuan yang mumpuni, diharapkan mereka akan bisa merubah kondisi, mulai dari desa hingga bangsa dan negara.

Untuk itu, Graha Kreatif akan mewujudkan keinginan maupun cita-cita tersebut, melalui pelatihan secara gratis dengan tenaga ahli di bidangnya.

“Saya ingin membangkitkan semangat generasi muda, khususnya di kampung halaman saya, karena saya pernah punya pengalaman hidup yang pahit di masa lalu. Hidup penuh keprihatinan,” ungkap Johani.

Pengalaman pahit dijalani Johani, mulai dari anak desa yang miskin, merantau ke Jakarta, menempuh pendidikan yang terbatas, hingga kini sukses dengan bisnis IT. Dan akhirnya kembali lagi ke desa untuk membantu masyarakat.

Menurut Johani, beasiswa S1 dan S2 diberikan bagi anak-anak tidak mampu dan memiliki semangat tinggi untuk belajar.

“Jangan sampai adik-adik seperti saya dulu. Mulailah belajar dan belajar. Anak-anak harus kreatif. Karena apa yang kamu lakukan saat ini pasti akan berguna dimasa depan,” kata Johani.

Koperasi dan BUMDes

Selain mendirikan Graha Kreatif yang berlokasi di Desa Pasirbuyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Johani Fauzi juga mendirikan Join’s Mart. Yakni, sebuah supermarket yang menjual produk unggulan desa dengan sarana internet gratis.

Semangat untuk membangun desa dilakukan dengan memperbaiki jalan menuju ke Desa Pasirbuyut, drainase, sarana tempat pemakaman umum (TPU), mushola, masjid, hingga jembatan penghubung antar desa.

Tak berhenti disitu, Johani juga membuat koperasi pertanian untuk melayani segala kebutuhan para petani desa, mendirikan sekolah dan peternakan bagi masyarakat.

“Saya yakin, dengan badan hukum usaha berbentuk koperasi, manfaatnya akan lebih banyak lagi dirasakan masyarakat luas,” ucap Johani.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Pasirbuyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Hidayat menyambut baik kehadiran Graha Kreatif di wilayahnya.

“Disini ada potensi yang luar biasa dari berbagai macam aspek kehidupan dalam peningkatan SDM ke depan,” kata Hidayat. Pasalnya, di dalam Graha Kreatif ini lengkap dari semua aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan.

Bahkan, Hidayat berharap Graha Kreatif bisa menjadi ikon perubahan di Desa Pasirbuyut. “Kami berencana membuat BUMDes. Dan tentunya kami akan bekerja sama dengan Graha Kreatif,” pungkas Hidayat.

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru