Penabanten.com, Serang – Padepokan Pencak Silat Cimande Maung Banten (CMB) kembali menegaskan dominasinya dalam kancah olahraga bela diri tradisional.
Perguruan yang berpusat di Banten ini tercatat secara konsisten berhasil membawa pulang medali emas dalam setiap ajang kejuaraan Pencak Silat yang diikuti, baik di tingkat regional maupun nasional.
Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari pola pembinaan atlet yang terstruktur dan disiplin tinggi yang diterapkan di lingkungan padepokan.
Ketua Padepokan Pencak Silat Cimande Maung Banten, Tubagus Syaefullah, menyatakan bahwa raihan medali emas yang terus mengalir merupakan buah dari kerja keras para atlet dan pelatih.
Menurutnya, konsistensi adalah kunci utama dalam menjaga nama baik perguruan.
> “Kami di Cimande Maung Banten selalu menekankan bahwa prestasi bukan sekadar tujuan akhir, melainkan sebuah kewajiban dari proses latihan yang sungguh-sungguh. Alhamdulillah, setiap kompetisi yang kami ikuti, atlet-atlet kami selalu berhasil menempati podium tertinggi dan meraih medali emas,” ujar Tubagus Syaefullah
Selain fokus pada pencapaian prestasi di gelanggang, Tubagus Syaefullah juga menegaskan bahwa CMB memiliki misi besar untuk melestarikan nilai-nilai luhur Pencak Silat Cimande sebagai warisan budaya asli Banten.
Menjelang kejuaraan, porsi latihan fisik dan teknik ditingkatkan guna memastikan kesiapan mental atlet.
Selain teknik bertanding, para atlet juga dibekali dengan nilai-nilai spiritual dan etika.
Manajemen padepokan memberikan fasilitas dan motivasi penuh agar para atlet dapat fokus memberikan yang terbaik.
Dengan tren positif ini, Cimande Maung Banten berharap dapat terus berkontribusi dalam melahirkan atlet-atlet berbakat yang tidak hanya mengharumkan nama padepokan, tetapi juga membawa nama Provinsi Banten ke level internasional.
“Prestasi ini adalah kemenangan bagi masyarakat Banten. Kami akan terus bekerja keras agar tradisi medali emas ini tidak terputus,” pungkas Tubagus.













