Komitmen Bersama Jadi Kunci Pencegahan Perundungan di Sekolah, Tegas Gubernur Banten Andra Soni

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa upaya menekan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah memerlukan komitmen bersama dari seluruh pihak terkait. Komitmen tersebut harus melibatkan guru, siswa, wali murid, hingga seluruh perangkat sekolah.

“Sebenarnya kalau bicara tentang program sudah ada, namun ini harus ada komitmen dari guru, murid, dan orang tua untuk sama-sama kita bangun agar tidak terjadi di lingkungan sekolah,” ungkap Andra Soni kepada wartawan di Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/11/2025).

Andra Soni menyampaikan, dirinya telah menugaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk melakukan pembinaan kepada seluruh kepala sekolah. Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan sekolah.

“Untuk melakukan pembinaan sekaligus juga memaksimalkan organisasi atau lembaga yang telah kita buat untuk permasalahan bullying di sekolah,” katanya.

Menurut Andra Soni, TPPK memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap praktik perundungan. Peran tersebut antara lain melalui pemberian pemahaman mengenai bahaya bullying kepada peserta didik.

“Seperti di sejumlah sekolah yang sudah membuat semacam pengawasan melalui CCTV dan sebagainya di tempat-tempat tertentu,” jelasnya.

Ia menyadari bahwa menghapus kasus bullying di sekolah tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Namun, dengan komitmen dan sinergi semua pihak, upaya tersebut diyakini dapat menekan terjadinya kasus perundungan.

“Kita harus bersama-sama mengupayakan dan memaksimalkan program anti-bullying,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menuturkan bahwa tindakan perundungan membawa dampak negatif bagi korban maupun lingkungan, termasuk pada kondisi psikologis anak. Oleh karena itu, gerakan setop bullying di sekolah perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen pendidikan.

“Ini harus sama-sama kita sinergikan, agar tujuan sekolah didirikan adalah untuk mendidik, mencerdaskan, dan bagaimana anak-anak kita mendapatkan hak mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wagub Dimyati Janji Pantau Keamanan hingga Cegah Balap Liar Selama Ramadan
Buka Munas PPBNI Satria Banten, Gubernur Andra Soni: Stabilitas Banten adalah Kunci Keamanan Ibu Kota
Gubernur Andra Soni Optimis Bank Banten Melesat Seiring Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Wagub Banten Dimyati Natakusumah Apresiasi Bedah Buku Baduy
Program PKK Mengajar Perkuat Bekal Praktis Remaja di SMAN 1 Ciruas
KONI Pusat Nilai BIS Sudah Layak Gelar Pentas Olahraga Nasional dan Internasional
Apresiasi Prestasi Internasional, Gubernur Andra Soni Kunjungi Peraih Emas ASEAN Para Games 2026
Tinjau Posyandu Mawar, Tinawati Andra Soni Apresiasi Peran Kader Layani Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 18:12 WIB

Wagub Dimyati Janji Pantau Keamanan hingga Cegah Balap Liar Selama Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:48 WIB

Buka Munas PPBNI Satria Banten, Gubernur Andra Soni: Stabilitas Banten adalah Kunci Keamanan Ibu Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:17 WIB

Gubernur Andra Soni Optimis Bank Banten Melesat Seiring Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:00 WIB

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Apresiasi Bedah Buku Baduy

Rabu, 11 Februari 2026 - 04:37 WIB

Program PKK Mengajar Perkuat Bekal Praktis Remaja di SMAN 1 Ciruas

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:47 WIB

KONI Pusat Nilai BIS Sudah Layak Gelar Pentas Olahraga Nasional dan Internasional

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi Prestasi Internasional, Gubernur Andra Soni Kunjungi Peraih Emas ASEAN Para Games 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 14:56 WIB

Tinjau Posyandu Mawar, Tinawati Andra Soni Apresiasi Peran Kader Layani Masyarakat

Berita Terbaru