Kembangkan Potensi Wisata Banten, Dispar Banten Gelar FGD

Kamis, 28 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang -Pentingnya ikon kepariwisataan suatu daerah memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah terkait. Dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi Banten mengajak para penggiat pariwisata baik yang berasal dari Pemerintah mau pun stakeholders dalam mengidentifikasi jenis wisata yang akan diangkat sebagai ikon pariwisata Banten pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Pengembangan Destinasi Pariwisata Provinsi Banten.

FGD dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pemprov Banten Ino S Rawita, di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (28/03/2019) dan diikuti oleh S Rawita, di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (28/03/2019) dan diikuti oleh Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, Para Dosen Tim Pendamping Desa Wisata Provinsi Banten serta Mitra Kerja Dinas Pariwisata.

Pj Sekda Banten Ino S Rawita dalam arahannya mengatakan, parawisata merupakan salah satu Event Organizer yang tidak bisa dilaksanakan oleh satu pihak saja, tetapi harus dilaksanakan dengan cara berkolaborasi karena semuanya ada keterkaitannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari sama-sama majukan banten, mudah-mudahan banten kedepan harus semakin terkenal dan terkenang. Pak Gubernur sudah memulai mendata seluruh aset wisata di banten dan kompak bersama Ibu Bupati, Pak Bupati, Walikota dan sebagainya,” kata Ino.

Dikatakan Ino, ada beberapa hal yang mendasari terkait dengan Kepariwisataan, mulai dari pengelolaan destinasi wisata sampai pada insfrastrukur penunjang daerah wisatanya, agar disaat kedatangan para wisatawan lokal maupum wisatawan mancanegara benar benar sudah siap.

“Pariwisata itu menjadi kesenangan hati, sehingga ketika orang masuk ke tempat wisata itu pulangnya menyenangkan dan akan kembali lagi. Bukan sebaliknya, begitu orang datang kesana (objek wisata) balik lagi, karena disana ada sampah, mau ke toilet susah, suruh bayar, makannya mahal, satu kali kapok mereka,” jelas Ino.

Menurut Ino, Banten memiliki potensi kepariwisataan yang sangat besar, tidak hanya wisata alam, namun juga wisatabudaya, sejarah maupun wisata buatan yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi unggulan di Provinsi Banten Banten. Hal itulah yang melatarbelakangi dicanangkannya revitalisasi besar-besaran terhadap kawasan kesultanan Banten yang telah dimulai sejak tahun 2017. Ini merupakan langkah nyata Pemerintah Provinsi Banten dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara ke Banten.

Allhamdulillah, dengan perjuangan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur dan didukung oleh aparaturnya ini banten lama menjadi cemerlang, meskipun dengan penuh kritik tadinya. Ini kan untuk banten, yang untung kan nanti orang banten lama. Masyarakat yang datang kesana merasa senang hatinya dan tenang beribadahnya,” ujarnya.

Baca Juga : Pj. Sekda Membuka Rakerda Pramuka Kwarda Banten

Ino berharap, melalui FGD ini timbul sinergitas antara pemerintah daerah dengan seluruh stakeholder dan pelaku-pelaku pariwisata. Tujuannya, untuk membangkitkan dan mengembangkan pariwisata di Banten

“Semua stakeholders pariwisata harus tanggung jawab, termasuk pemprov banten melalui Ibu Eneng (Kadispar), agar banten menggeliat dan mendatangkan lagi devisa tentang peningkatan perekonomian berkaitan dengan masuknya pendapatan dari sektor pariwisata,” ucapnya.

“Ini perlu tangan-tangan yang kreatif agar objek wisata yang sangat banyak di banten ini akan berdampak kepada pembangunan ekonomi masyarakat,” sambung Ino.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati menjelaskan FGD ini bertujuan untuk mempercepat recovery sektor pariwisata di Banten pasca bencana tsunami. Lewat FGD ini, Dispar menginisiasi sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan lembaga lainnya untuk memulihkan sektor pariwisata.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengajak rekan-rekan dunia usaha untuk ikut berperan serta membangun sektor pariwisata melalui alokasi dana corporate social responsibilities (CSR)dan untuk para dosen pendamping desa wisata dari beberapa perguruan tinggiuntuk terus ikut berperan aktif khususnya terkait pengembangan desa wisata yang kita yakini bersama adalah pilar utama pembangunan pariwisata yang berkelanjutan,” kata Eneng.

Eneng juga mengatakan, melalui FGD ini Pemerintah Provinsi Banten berupaya mengembangkan formulasi dan menguatkan strategi pemasaran pariwisata Banten yang berkelanjutan, karena melibatkan para pemangku kepentingan pariwisata yang ada.

“Forum ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan pembangunan destinasi pariwisata yang komprehensif, holistik dan nyata sebagai pedoman kebijakan pemerintah Provinsi Banten Banten dan kabupaten/kota dalam membangun kepariwisataan di Provinsi Banten Banten,” imbuhnya.

Sumber : Peliputanprovinsibanten

Berita Terkait

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat
Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat
Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD
Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif
Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait
Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura
Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk
Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wabup Intan Hadiri Gandrung Milad ke-IX Sanggar Seni Laras Hambalan: Seni Budaya adalah Identitas dan Cermin Karakter Masyarakat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Isra Mi’raj 1447 H di MI Nurul Huda Curug Wetan, Ajak Masyarakat Tegakkan Shalat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:56 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemerintah Lantik ASN Lulusan PTDI-STTD

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:29 WIB

Camat Cisoka Sumartono Alhamdulillah  Penyaluran Gerakan Pangan Murah ( GPM ) Cisoka Kondusif

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:48 WIB

Bupati Tangerang Resmikan 110 Rumah Nelayan di Tanjung Kait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:46 WIB

Bupati Tangerang Serahkan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan Untuk 500 Guru Ngaji Wilayah Pantura

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:44 WIB

Jelang Ramadan, Bupati Tangerang Pantau Harga Sembako di Pasar Mauk

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:57 WIB

Wabup Intan Monitoring Pelaksanaan GPM di Kelurahan Bojong Nangka Kelapa Dua

Berita Terbaru