Kantor Media Online Bantennet.com Terendam banjir Yang Terletak di Perumahan Nirwana Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

- Penulis

Minggu, 21 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari tak berhenti mengakibatkan Ratusan rumah warga di kabupaten tangerang bayak yang terendam,salah satunya di Perumahan Nirwana Kelurahan Sepatan Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang terendam banjir hingga mencapai 30 cm lebih, air yang diduga akibat adanya penyumbatan di berbagai titik saluran irigasi dan banyaknya bangunan liar sepanjang jalan lingkar pasar sepatan membuat aliran irigasi pembuangan air tersumbat oleh Sampah.Minggu 21/2/2021.

Bahakan menurut salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya kejadian ini sering terjadi bila musim hujan tiba, selain banyak irigasi yang tersumbat juga banyaknya bangunan liar di sepanjang irigasi tepatnya di jalan pasar gedek, ucap salah satu warga perumahan Nirwana RT.02/05 Kelurahan sepatan.

” Iya, pak ini sering terjadi dan kami sering mengeluhkan hal ini kepada pihak kelurahan akan tetapi keluhan kami jarang di tanggapi pihak pemerintah setempat”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya dirinya sering menyampaikan keluh kesah kami sebagai warga Perumahan Nirwana kepada pihak kelurahan dan kecamatan Sepatan bahak pernah kepada anggota DPR D Kabupaten Tangerang saat ada reses tahun 2019 silam.

” Banjir yang kami alami dikarenakan kecilnya saluran irigasi di tambah banyaknya penyumbatan sampah dari para pedagang liar yang ada di pasar gedeg sepatan yang Sampai saat ini belum ada pihak kelurahan untuk merapihkan, bahkan sekeratris kelurahan sempat menyampaikan itu semua urusannya pihak pemkab Tangerang” ujarnya pada minggu (21/02/2021) di rumahnya

Sementara ketua Rt 05/02 Ali mengutarkan banjir ini di akibatkan saluran irigasi yang sangat kecil dan lagi banyaknya sumbatan sampah pedagang liar yang ada di sekitar perum Nirwana banjirnya di jalan pintu masuk sampai kedalam bahkan kedalam rumah warga perum Nirwana Sepatan Rt 05/02 akibat gorong gorong yang tidak berfungsi, dan bahkan Kantor Redaksi media BantenNet.com, juga terkena banjir yang cukup lumayan parah, hingga menelan kerugian yang cukup menelan anggaran yang lumayan besar, seperti peralatan kerja ada beberapa berupa seperti komputer, meja dan kursi harus segera dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi, keluhnya

” saya bersama warga menginginkan untuk secepatnya perbaikan gorong atau irigasi yang sangat kecil di perbaiki agar lebih luas” Kata Ketua

Tambah Ali setiap di musim penghujan seperti sekarang ini kami sebagai warga selalu was-was dan kewatir, selain banjir yang akan melumpuhkan aktivitas warga juga akan berakibat banyaknya wabah penyakit yang akan datang.

Rusadin Ijam Pimpinan Redaksi BantenNet.com sangat menyangkan kepada pihak pemerintah baik di tingkat kelurahan, Kecamatan Sepatan Bahakan Pemerintah kabupaten Tangerang yang masih berdiam diri tidak adanya tindakan untuk memperbaiki dan menata rapih para pedagang dan bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalan lingkar pasar sepatan.

” Pemerintah kabupaten Tangerang seharusnya memperhatikan dampak yang di alami oleh Warga Perumahan Nirwana, ini bukan hanya terjadi di tahun ini ajah, bahkan ini sudah berlangsung lama, sampai saat ini masih dibiarkan tanpa adanya tindakan” jelas Rusadin Ijam yang akrab di panggil ladien berto.

Masih menurutnya, Seharusnya batas pasar tradisional sepatan itu bukannya di area badan jalan yang menuju kepemukiman warga, saya sebagai bagian dari warga sudah sangat mengeluhkan, bukan hanya efek Banjir saja melainkan jalan pun terasa mengganggu karena di saat warga melintas akan terjadi kemacetan, tegasnya.

” saya sangat berharap agar pihak pemerintah kelurahan atau kecamatan cepat sigap dengan kejadian ini karena warga terhambat yang hendak beraktivitas dan kepada PD Pasar tradisional sepatan untuk bisa mengatasinya” harapnya ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru