Jembatan Gantung Di Desa Patia Kondisinya Mengkhawatirkan

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Sejumlah masyarakat kampung Patia Pentas Desa Patia Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, meminta kepada Pemkab Pandeglang agar segera memperbaki jembatan yang kondisinya sangat memprihatinkan di Kampung Patia Pentas. Meski sudah berkali kali disampaikan kepada Pemerintah, hingga kini belum mendapat perhatian dari pemerintah terkait. Akibatnya aktivitas masyarakat sekitar menjadi terhambat.

“Sudah lama kondisi jembatan rusak, tapi sampai sekarang tidak juga diperbaiki,” ucap warga setempat, Senin, (08/07/19).

Hal senada dikatakan salah satu Ketua RT di Kampung Patia Pentas, Sarmin mengatakan, jembatan utama yang menghubungkan dua Desa yakni Desa Patia dan Desa Babakan Keusik Kecamatan Patia sangat memprihatikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah sering kali, warga membangun secara swadaya jembatan tersebut dengan dan seadanya. Hal itu dilakukan karena, jembatan tersebut merupakan akses penting penghubung dua desa, oleh karena itu, jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Baca Juga : Bupati Christiani Kagumi Kuliner Asal Serang

lebih lanjut Sarmin mengatakan, tidak adanya tanggapan dari Pemerintah, membuat warga kesal dan memilih membangun jembatan alternatif.

“Jembatan itu belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Apabila ada kerusakan, diperbaiki dengan cara gotong-royang bersama warga,” tambahnya.

“Warga berharap, jembatan tersebut segera diperbaiki,” harapnya.

Terpisah, Camat Patia Atang Suhana, ketika di jumpai di kantornya mengatakan, terkait jembatan di kampung Patia pentas sudah di ajukan ke Dinas terkait.

“Sudah diajukan kepada Dinas terkait, insya allah akan dibangun,” pungkasnya. (Yung/M4n).

Berita Terakait

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat
Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi
Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan
Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin
Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terakait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terabru