Jelang Pilkada Serang, Berita Hoax Bermunculan

Senin, 12 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Serang – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Serang yang akan dimulai akhir tahun ini berita Hoax atau berita bohong bermunculan.

Berita bohong tersebut menyerang petahana, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah yang dipastikan akan maju kembali di Pilkada.

Baca juga :Pasca Gempa, Taman Wisata Ujung Kulon Tetap Ramai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hoax yang mulai muncul berkaitan dengan memorandum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Lenfin-Tiongkok dengan Pemkab Serang yang telah dilakukan pekan lalu.

Penandatanganan kerja sama tersebut dibuat hoax dengan dinyatakan merupakan kerja sama untuk pengiriman tenaga kerja asing (TKA).

Selain itu, beredar pula hoax bahwa kerja sama tersebut untuk mempersulit perizinan klinik di Kabupaten Serang, berupa kebohongan bahwa klinik harus melakukan kerja sama dengan China.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sendiri memastikan bahwa seluruh kabar tersebut adalah bohong alias hoax. Dua hoax tersebut menyebar di jejaring Whatsapp dan media sosial.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya menegaskan, Pemkab Serang dan Pemkot Lenfin baru sebatas MoU, belum ada kerja sama yang mengikat.

Selain itu, kata dia, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan bahwa kerja sama yang dilakukan fokus empat bidang, yakni pariwisata, industri, pertanian, dan pendidikan.

“Tidak ada kerja sama soal tenaga kerja asing. Soal TKA ini menjadi kewenangan pemerintah pusat. Apalagi soal izin klinik, itu sangat tidak benar. Kerja sama yang dilakukan terkait hal-hal positif, dan jika berlanjut, harus dirinci melalui perjanjian kerja sama,” tegas Anas.

Ketua Forum Ulama Kabupaten Serang KH A Khudori Yusuf juga membenarkan ada penggiringan opini negatif terhadap Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Ia pun menerima hoax tersebut dari jejaring Whatsapp. “Ibu Tatu ini dekat dengan ulama, kami yakin beliau tidak akan mengambil kebijakan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Secara agama, menurutnya, ketika mendengar berita dari siapa pun, maka sebagai makhluk yang diberikan akal, maka harus hati-hati dan melakukan proses seleksi atau menyaring.

“Jika kita bagikan tanpa proses, itu salah. Alquran mengajarkan, agar kita tidak terjebak dalam kebohongan, dan harus selalu muhasabah,” ujarnya.

Ia menilai, saat pemilihan presiden, hoax telah memecah belah masyarakat. Sementara menurut Alquran, kata Khudori, pada surat An-Nur ayat 11, pembawa berita bohong akan diberikan azab yang besar.

“Kami para ulama mengajak masyarakat untuk selalu menyaring informasi dengan baik. Jangan mudah terprovokasi isu hoax,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur
Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga
Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang
Wujudkan Data Akurat, TKSK Pagelaran Jemput Bola Lakukan Pendataan di Kampung Ciupas
Kemudahan Dalam Jangkauan, awal tahun 2026 Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk
Polresta Tangerang Ungkap Motif Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Latar Pembunuhan di Jambe
Jaga Kondusifitas Malam Tahun Baru, Forkopimcam Cisoka Bubarkan Panggung Hiburan Tanpa Izin
Jaga Kondusifitas Camat Cisoka Pantau Langsung Perayaan Tahun Baru Masyarakat Tidak Dengan Petasan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:22 WIB

Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:12 WIB

Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:16 WIB

Wujudkan Data Akurat, TKSK Pagelaran Jemput Bola Lakukan Pendataan di Kampung Ciupas

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:10 WIB

Kemudahan Dalam Jangkauan, awal tahun 2026 Kecamatan Kelapa Dua Perkenalkan Inovasi Digital “Pedas Dikit” dalam hal pelayanan Adminduk

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:46 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Motif Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Latar Pembunuhan di Jambe

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:29 WIB

Jaga Kondusifitas Malam Tahun Baru, Forkopimcam Cisoka Bubarkan Panggung Hiburan Tanpa Izin

Kamis, 1 Januari 2026 - 13:23 WIB

Jaga Kondusifitas Camat Cisoka Pantau Langsung Perayaan Tahun Baru Masyarakat Tidak Dengan Petasan

Berita Terbaru