Pasca Gempa, Taman Wisata Ujung Kulon Tetap Ramai

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Pandeglang – Kendati sempat menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang akan berlibur ke objek wisata di Banten pasca diguncang gempa magnitudo 6,9 SR pada tanggal 2 Agustus 2019, Pukul 19.05 WIB di Samudera Hindia. Dimana pusat gempa berjarak 164 km dari Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten dengan kedalaman 48 Km.

Namun hal itu tidak menyurutkan animo wisatawan untuk tetap berkunjung ke objek wisata Banten, seperti yang terlihat di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang yang tetap ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Baca juga Total 88 Mahasiswa Kabupaten Serang Terima Beasiswa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang tour guide di Taman Nasional Ujung Kulon, Irfan Effendy alias Qipong mengatakan bahwa setelah terjadi gempa di Banten beberapa waktu lalu, memang sempat ada beberapa rombongan yang membatalkan pemberangkatan menuju kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Namun, menurutnya, masih banyak wisatawan yang tetap melanjutkan agendanya untuk berlibur di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.

“Iya beberapa ada yang cancel karena takut gara-gara gempa kemarin, tapi masih banyak juga yang tetap berangkat di libur lebaran haji ini,” ucapnya kepada faktabanten.co.id, Senin (12/8/2019).

Ia pun menghimbau kepada wisatawan yang akan berlibur ke Banten khususnya ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon untuk tidak menyikapinya secara berlebihan. Karena, menurutnya, saat ini TNUK masih aman untuk dikunjungi.

“Buat wisatawan yang mau ke Ujung Kulon, ke Pulau Peucang dan sekitarnya, jangan khawatir, jangan takut, insyaallah Ujung Kulon masih aman untuk dikunjungi. Pemerintah juga kan belum mengeluarkan larangan untuk tidak pergi ke Ujung Kulon, jadi masih kondusif. Jangan termakan hoax yang aneh-aneh lah yang belum jelas sumbernya,” ungkapnya.

Hal senada pun turut disampaikan CEO Ujung Kulon Adventure Tour and Travel, Deden Andriyana yang sempat mengeluhkan batalnya beberapa rombongan yang akan berlibur ke TNUK. Namun, Dikatakan Deden, pihaknya masih tetap melakukan pemberangkatan beberapa rombongan ke TNUK.

“Iya ada yang batal berangkat beberapa rombongan, tapi beberapa tetap berangkat kok kesana (TNUK -red). Kemarin tanggal 10 dan 11 kita ada pemberangkatan. Insyaallah nanti di hari kemerdekaan kita juga ada schedule pemberangkatan,” kata Deden.

Ia pun meminta kepada Pemerintah Daerah dan instansi yang berwenang untuk bisa memberikan pernyataan yang jelas akan situasi dan kondisi di wilayah perairan Banten pasca Gempa, sehingga tidak menimbulkan ketakutan yang berkepanjangan bagi masyarakat khususnya wisatawan yang akan berkunjung ke TNUK.

“Memang saat ini belum ada larangan untuk mendekati wilayah pesisir, tapi saya harap Pemerintah, BMKG memberi pernyataan jelas, bahwa Banten, terutama Ujung Kulon aman untuk dikunjungi,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Jakarta, Riski mengatakan, ia tetap memilih TNUK sebagai destinasi wisata untuk mengisi hari liburnya, dan tidak punya alasan baginya untuk membatalkan kepergiannya ke TNUK.

“Sudah planning liburan ke Ujung Kulon, karena tempanya bagus. Dan setelah cari-cari info setelah gempa, ternyata kondusif. Makanya tetap pergi kesini (TNUK). Soal isu ini itu, yah bismillah aja, yang penting saya yakin aja kalau ga bakal kenapa-kenapa kok, alhamdulillah sekarang masih baik-baik aja,” tandasnya.

(Red)

Berita Terakait

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi
Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026
HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya
Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing
Persoalan Limbah Belum Selesai, Aksi Unjuk Rasa Ganggu Operasional PT EDS Manufacturing
Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional
Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Berita Terakait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:12 WIB

HUT RI ke-81 di Suvarna Sutera Berlangsung Meriah, PT Putra Aidil Karya Abadi (PAKA) Sampaikan Apresiasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Buktikan Kualitas Baik, Dedy Apiandi Putra Sopian Hadi Ketua Katar Desa Cisoka Siap Jalankan Tugas Mulia Tugas Paskibraka 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:40 WIB

HUT ke-3 Lensa Bumi.com: Semakin Kokoh Menjadi Suara Masyarakat yang Terpercaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Meriahkan Ulang Tahun ke-7, PMC Galatama Lele Ari Samudra Gelar Kompetisi Memancing

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:05 WIB

Persoalan Limbah Belum Selesai, Aksi Unjuk Rasa Ganggu Operasional PT EDS Manufacturing

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Berita Terabru

Gadgets

Senin, 17 Agu 2026 - 19:47 WIB