Gubernur Andra Soni Gagas Proyek Percontohan SMK Link and Match dengan Industri untuk Tekan Pengangguran

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Banten – Gubernur Banten Andra Soni bersama Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 segera menggagas pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja. Ada dua SMK yang akan dijadikan pilot project atau proyek percontohan di dua Kawasan industri yaitu, di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang dan di Kawasan Industri Sawah Luhur, Kota Serang.

Saat ini, Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 sedang melakukan tahapan feasibility study (FS) di kedua kawasan itu. Pertimbangannya berdasarkan lokasi dan topografi, jumlah anak usia sekolah, jumlah SMK di wilayah sekitar, sampai pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar.

Andra Soni mengatakan, ia bertekad untuk merealisasikan pendidikan vokasi yang terintegrasi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja (link and match) yang sudah lama dicita-citakan. Pendidikan vokasi menjadi salah satu upaya untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul serta menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten.

“Bagaimana lulusan SMK itu harus benar-benar siap kerja,” kata Andra Soni saat menerima kunjungan para pengurus Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 bersama jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Banten di Gedung Negara, Kota Serang, Kamis (14/5/2026).

Dengan pengalaman yang sudah dilakukan oleh yayasan tersebut di beberapa daerah, Andra Soni yakin pola yang sudah dikembangkan dapat diterapkan di Provinsi Banten. Apalagi Banten dianugerahi lokasi geografis yang strategis, dekat dengan ibu kota dan menjadi daerah lintasan antara pulau Jawa-Sumatera.

Apalagi, saat ini ada sekitar 8.924 industri yang beroperasi di Provinsi Banten mulai dari industri kecil sampai besar. Dengan mengoptimalkan pola pendidikan vokasi bersama Yayasan SMK Mitra Industri, ia berharap ke depan lulusan SMK dapat terserap sebagai tenaga kerja yang andal dan profesional.

Sementara, Ketua Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 Darwoto mengatakan, program unggulan dari SMK Mitra Industri adalah pendidikan karakter. Pendidikan ini mengajarkan bagaimana peserta didik bisa beradaptasi dengan dunia Industri dengan dibekali berbagai kemampuan dan pengetahuan serta pelatihan-pelatihan yang sudah berbasis industri.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Banten dalam menyiapkan SDM yang unggul,” katanya.

Berdasarkan pertimbangan yang dilakukannya, kedua lokasi yang akan dijadikan percontohan SMK vokasi itu masih terbuka, namun berada dalam kondisi persaingan yang cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah siswa SMA dan SMK yang lebih besar dibandingkan lulusan SMP, sehingga terjadi kompetisi dalam memperoleh peserta didik.

Selain itu, SMK yang berada di sekitar Kawasan itu menurutnya juga belum sepenuhnya mendukung kebutuhan industri. Misalnya di kedua kawasan industri masih didominasi oleh SMK dengan jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Padahal 25 industri modern Cikande itu metal works (pekerjaan terkait logam) dan industri manufaktur di kawasan industri Kasemen.

“Untuk itu, sebaiknya jurusan yang dibuka di SMK itu lebih kepada kebutuhan tenaga kerja di industri, seperti manajemen logistik, teknis pengelasan, teknis mekatronika dan teknis pemesinan,” katanya.

Menurutnya, sebagai penyelenggara pendidikan vokasi, ada dua pilihan mekanisme kerja sama antara Yayasan dengan Pemprov Banten. Misalnya, kemitraan partnership dan kolaborasi sebagaimana yang tertuang dalam Permendikbud nomor 36 tahun 2014 tentang Pedoman Pendirian, Perubahan, dan Penutupan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Misalnya, di Mojokerto kita melakukan kerja sama partnership. Artinya bangunan dan izin serta semuanya itu milik sekolah. Kita yang mengoperasikan oleh guru dan kepala sekolah yang kita miliki. Sementara di Deltamas itu kolaborasi. Artinya yayasannya ada bersama timnya juga, namun ada kerja sama kurikulum dan supervisi,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Jamaludin menambahkan, ada beberapa pekerjaan rumah yang menjadi perhatian mengenai hal ini. Pertama adalah upaya penurunan angka putus sekolah. Hal tersebut sudah diupayakan melalui Program Sekolah Gratis di negeri dan swasta. Kedua terkait dengan penurunan TPT yang justru banyak disumbang oleh lulusan SMK.

Kemudian terkait dengan jurusan SMK yang sudah jenuh, Jamaludin mengaku hal itu bisa dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan industri. Sehingga, setiap siswa yang diluluskan dari SMK itu benar-benar siap kerja.

“Oleh karena itu, dengan adanya kolaborasi bersama Yayasan SMK Mitra Industri ini, saya optimis pekerjaan rumah ini bisa terselesaikan,” katanya.


Kamis, 14 Mei 2026
Kepala Biro Administrasi Pimpinan
Setda Provinsi Banten

Ttd

Arif Agus Rakhman

Berita Terakait

Tinawati Andra Soni Ajak Pelaku Usaha Berbasis Keluarga Percepat Sertifikasi Halal Produk UMKM
Terima Audiensi Cambridge Indonesia, Gubernur Andra Soni Jajaki Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan
Tinawati Andra Soni Ungkap PKK Bangun Banten Melalui Kesejahteraan Keluarga
Gubernur Andra Soni Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Industri Banten
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Provinsi Banten Pelopor Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia
Gubernur Andra Soni: Pramuka Harus Jadi Gerakan Tulus dan Ikhlas untuk Bangun Banten
Buka Rakerda HIPMI Banten, Gubernur Andra Soni Minta Pengusaha Aktif Bangun Ekonomi Daerah
Gubernur Andra Soni Tegaskan Dukungan Pengelolaan Sampah Jadi Energi di Banten

Berita Terakait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:37 WIB

Gubernur Andra Soni Gagas Proyek Percontohan SMK Link and Match dengan Industri untuk Tekan Pengangguran

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Pelaku Usaha Berbasis Keluarga Percepat Sertifikasi Halal Produk UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:24 WIB

Terima Audiensi Cambridge Indonesia, Gubernur Andra Soni Jajaki Kerja Sama Peningkatan Mutu Pendidikan

Senin, 11 Mei 2026 - 18:57 WIB

Tinawati Andra Soni Ungkap PKK Bangun Banten Melalui Kesejahteraan Keluarga

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:16 WIB

Gubernur Andra Soni Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Industri Banten

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:30 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Provinsi Banten Pelopor Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:31 WIB

Gubernur Andra Soni: Pramuka Harus Jadi Gerakan Tulus dan Ikhlas untuk Bangun Banten

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:24 WIB

Buka Rakerda HIPMI Banten, Gubernur Andra Soni Minta Pengusaha Aktif Bangun Ekonomi Daerah

Berita Terabru