Gubernur : Akses Pulih, Korban Terisolir Tsunami Dipastikan Merima Bantuan

- Penulis

Selasa, 25 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Untuk menjangkau suplai kebutuhan logistik, pangan serta sandang korban terisolir Tsunami Selat Sunda, Pemrov Banten bersama instansi lain sudah dapat membuka akses jalan yang sebelumnya tertutup akibat terhalang puing dan pepohonan yang tumbang.

Dan sekarang sudah mendirikan Dapur Umur Lapangan (DUMLAP) untuk semua kebutuhan pengungsi meskipun ada sejumlah warga yang saat ini masih mengungsi di desa-desa yang berbukit.

Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, dikabarkan merupakan daerah yang tercatat mengalami dampak paling parah. Sehingga disebutkan, akses menuju lokasi terdampak bencana sebelumnya sempat tersendat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang akses ke wilayah Sumur sudah bisa dilalui. Sebab bantuan logistik, sandang dan pangan harus bisa diterima masyarakat langsung,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), Senin (24/12/2018).

Baca Juga : Tsunami Banten Aktivitas Jalan Sudah Bisa Digunakan

Jalur Cilegon, Anyer, Labuan, Carita, Mandalawangi, Panimbang serta sejumlah titik lainnya sudah lebih dahulu bisa dibuka. Dan berbarengan langsung didirikan posko bantuan.

Sekarang di daerah Sumur sudah didirikan DUMLAP untuk kebutuhan pengungsi di Kecamatan Sumur. Dan sementara ini bagi pengungsi yang tinggal di bukit-bukit akan didistribusikan dari relawan.

“Ada sekitar 1400 warga yang segera mendapat bantuan. Mereka ada yang masih tinggal di bukit takut turun karena khawatir ada tsunami susulan. Nanti kebutuhan makanannya sama keperluan lainnya akan dibagikan petugas,” ucap mantan Walikota Tangerang ini.

Nurhana, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten, menyebut kebutuhan pengungsi saat ini diantaranya selimut, baju-celana bersih, matras alas tidur, air bersih layak minum serta pangannya sudah siap didistribusikan.

“Alhamdulillah sekarang jalannya sudah selesai dibuka. Bantuan dari pihak swasta dan pemerintah pusat serta TNI sudah bisa masuk. Sebelumnya masih menunggu dibukanya jalur dampak tsunami,” ujar Nurhana.

DUNLAP yang sudah dibagun dari Dinsos dan Kemensos nantinya akan membagikan korban yang masih terisolir di empat desa di Kecamatan Sumur.

Jumlah total sampai saat ini termasuk di kawasan perbukitan Desa Tamanjaya dan Kertajaya, Kecamatan Sumur ada sekitar 1.472 orang. Untuk memberikan suplai logistik ke Desa Kertajaya dan Tamanjaya harus menempuh jarak 5 km.

Di daerah lain selain Sumur kata Nurhana, pengungsi lainya juga ditempatkan ada yang di gedung sekolah, GOR, Puskesmas dan lainnya. Mereka sesuai intruksi gubernur tidak boleh dilewatkan bantuannya.

Saat ini untuk petugas yang membantu evakuasi dan mendistribusikan logistik berasal dari relawan yang tergabung di PKH, Jamsosratu serta dari kementrian.

“Mereka relawan yang membantu kita ada yang dari Serang, Tangsel, Kota Tangerang, Pandeglang dan daerah lainnya termasuk dari TNI. Kurang lebih ada sekitar 200 relawan yang siap membantu. Bantuan juga sudah mulai pada datang,” ucap Kadis.

Sementara itu, data Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Banten sampai dengan pukul 12.00 WIB tanggal 24 Desember 2018 mencatat jumlah korban meninggal akibat bencana tersebut mencapai 276 orang. Sedangkan yang mengalami luka-luka sebanyak 783 orang dan 68 orang hilang, sebanyak 4.764 orang berada di pengungsian. Sementara itu, sebanyak 192 orang dalam proses evakuasi di sekitar wilayah Tanjung Lesung.

Sedangkan kerugian material mencapai 443 unit rumah, 10 unit kendaraan roda 4, 38 unit roda dua, 9 unit hotel rusak berat. Dan, disekitar wilayah Tanjung Lesung sebanyak 60 unit warung rusak berat. (Red)

Berita Terakait

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas
Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026
DPRD yang Mengevaluasi Kinerja Pemkab Tangerang Setiap Triwulan, Mahasiswa: Kalau Eksekutif Rapor Merah, Lalu Legislatifnya Rapor Apa?
Tinjau Progres Renovasi RTLH, Wabup Intan Tekankan Pentingnya Hunian Sehat dan Nyaman

Berita Terakait

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:12 WIB

Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:12 WIB

DPRD yang Mengevaluasi Kinerja Pemkab Tangerang Setiap Triwulan, Mahasiswa: Kalau Eksekutif Rapor Merah, Lalu Legislatifnya Rapor Apa?

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:40 WIB

Tinjau Progres Renovasi RTLH, Wabup Intan Tekankan Pentingnya Hunian Sehat dan Nyaman

Berita Terabru

Bupati Serang

Investasi Naik, Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Award 2026

Jumat, 6 Mar 2026 - 19:19 WIB