Dua Desa Di Kecamatan Sumur Terendam Banjir

Selasa, 19 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Curah hujan yang begitu deras mengguyur wilayah Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang, mengakibatkan dua Desa di Kecamatan Sumur terendam banjir, Salasa, (19/03/19).

Dua Desa yang terendam tersebut, yakni, Desa Sumber Jaya dan Desa Kerta Jaya Kecamatan Sumur terendam banjir, dengan ketinggian air sepaha orang dewasa.

Salah satu warga Desa Kerta Jaya, Ending Komarudin, mengatakan, banjir terjadi akibat derasnya debit air dari pegunungan, akibat, semalaman diguyur hujan. sehingga, sungai yang ada, tidak kuasa menahan luapan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir yang terjadi tadi pagi, sekira pukul 10:00, akibat derasnya debit air dari pegunungan, akibat semalaman diguyur hujan. Sehingga, sungai sungai kecil yang ada, tidak kuasa menahan luapan air,” katanya.

Baca Juga :Menjelang UNBK April Nanti SMP Negeri I Pagelaran Gelar Simulasi UNBK

Tapi alhamdulillah, lanjut Ending, kondisi sekarang sudah berangsur angsur surut.

“Alhamdulillah, sekarang sudah berangsur angsur surut, karena hujannya sudah mulai reda,” kata Ading saat dihubungi melalui telepon selulernya.

“Lebih lanjut, saya sudah koordinasi dengan pihak Kecamatan, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang. Hal itu, guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan,” tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan, baik Pemerintah Kecamatan Sumur, Pemdes Sumberjaya dan Kertajaya, belum bisa dihubungi.

Menurut informasi yang diterima, selain terjadi di Desa Sumber Jaya dan Kerta Jaya Kecamatan Sumur, banjir terjadi juga di Desa Banyu Asih Kecamatan Cigeulis. Namun, hingga saat ini, banjir sudah berangsur angsur surut. (Yung/ m4n).

Berita Terkait

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka
Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa
Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek
Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:02 WIB

Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:42 WIB

PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek

Senin, 9 Februari 2026 - 16:36 WIB

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Berita Terbaru