Penabanten.com, Kabupaten Serang | Asep warga desa Songgom Jaya Kecamatan Cikande Kabupaten Serang mengatakan dengan percayanya kepada H.MHMD selaku calo dan menyerahkan uang tanpa hitam diatas putih dengan maksud ingin dimasukan kerja di perusahaan.senin 22/2/2021.
” Uang saya serahkan sebesar 6juta untuk bekerja di PT INCP yang berada di kawasan Budi texsindo Desa Junti Kecamatan Jawilan, setelah sekian lama saya hanya dijanjikan namun kerjaan tak kunjung tiba.” Ucap Asep.
Menurut Asep, dirinya sudah memberi tahukan permasalahannya kepada orang tua kandungnya, sehingga orang tua Asep menyambangi kediaman H.MHMD yang berada dijawilan.
“Orang tua saya sudah datang kerumah H.MHMD dan beliau bilang nanti akan dibuatkan hitam diatas putih, dan H.MHMD berkata gak bakal ditandatangani sebab tandatangan itu mahal.” Ucap Asep selaku korban.
Menurut Asep dari keterangan H.MHMD bahwa uang yang senilai 6juta itu sudah diserahkan kepada BGS selaku HRD PT INCP.
” Uang sogok itu yang 6juta kata H.MHMD sudah diserahkan kepada HRD PT INCP, dan H.MHMD pun sudah komunikasi membahas masalah uang 6juta tersebut, namun pihak HRD tidak memberikan jawaban apapun. Ucap Asep.
Menurut keterangan Asep, uang 6 juta tersebut dapat minjam kepada bank keliling dengan jaminan dirinya, jika sudah bekerja uang tersebut akan dikembalikan dan akan saya lebihkan.
“Saya mah sibuk cari duit kesana kesini untuk bayar masuk kerja sebesar 6 juta, inimah saya malah ditipu, kerja engga bayarin utang mah ia, saya dah kesel dan pusing serta malu, sebab saya dikejar-kejar orang bank akibat utang saya ini yang tadinya janji akan bayar.” Ujar Asep sambil meneteskan air matanya.
BGS selaku HRD PT INCP didepan awak media pada hari Senin 22/2/2021 mengatakan bahwa dirinya hanya menerima uang dari H.MHMD hanya sebesar 1,5 juta.
” Mungkin kalau saya menerima uang sebesar 6 juta perkaryawan, kayanya saya sudah punya perusahaan sendiri.” Terang HRD.
Pihak manajemen besok akan memanggil semua pihak yang terlibat, agar masalahnya cepat diselesaikan
” Besok saya akan panggil yang bersangkutan, untuk hari ini yang bersangkutan H.MHMD sedang dilampung, kayanya kalau besok beliau sudah ada di sini lagi.” Ucap HRD.
Fino selaku warga junti disela-sela perbincangan mengetahui jika penerimaan karyawan di PT INCP itu kebanyakan dari luar desa Junti.
” Kalau ada lowongan di pabrik ini, ketika membutuhkan karyawan sebanyak 8 orang, paling dari pribumi hanya 2 orang yang masuk, yang 6 nya dari luar desa.” Terang Fino. ( Maulana)








