Diduga Kuat Biaya Operasional KPPS Se Kecamatan Angsana Di Pangkas Oleh PPS Di Masing-masing Desa

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Biaya Operasional Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di masing-masing Desa Se-Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten diduga kuat  dipangkas atau tidak diberikan sebagian oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS)

Menurut keterangan beberapa KPPS di masing-masing desa pemangkasan dilakukan oleh oknum PPS di masing-masing desa hampir merata  KPPS hanya menerima biaya operasional kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) menerima Rp. 2.650.000 sampai paling tinggi 2.750.000.padahal kata mereka anggaran yang sebenarnya dari KPU senilai Rp.4.170.000.jelasnya Senin 02/12/2024.

Terbukti ramai di salah satu media terkait pemberitahuan adanya pungli di desa Angsana  yang di lakukan oknum Ketua PPS yang salah satu anggota KPPS di Desa Angsana yang dirahasiakan identitasnya saat diwawancara via WhatsApp mengungkapkan, bahwa pihaknya hanya menerima biaya operasional sekitar Rp. 2.760.000,- beserta honor anggota KPPS sebesar Rp. 850.000,- dan honor Ketua KPPS sebesar Rp. 900.000.-(red)

Ternyata bukan hanya Desa Angsana saja kasus yang sama juga di alami beberapa desa di ke kecamatan Angsana seperti desa Padamulya KPPS hanya menerima Rp.2.650.000, Desa Cikayas KPPS hanya menerima Rp.2.700.000 dan desa Karangsari KPPS cuma menerima Rp.2000.000.Tidak menutup kemungkinan hal ini dilakukan atas kerjasama yang sudah di rencanakan sebelumnya oleh oknum para ketua PPS.

Menanggapi adanya dugaan pungli di kpps se kecamatan Angsana Menurut Aan Andrian Selaku Aktivis FPR (Front Pendamping Rakyat) hal seperti ini tidak bisa dibiarkan karna sudah melanggar hukum dan perundang-undangan apalagi ini yang di pungli biaya operasional KPPS untuk pembiayaan hajatnya negara.

“Saya dari Aktivis  mendesak kepada Aparat Penegak Hukum agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi ini, yang diduga kuat sangat merugikan Negara.Biaya Operasional bagi KPPS yang di pangkas itu sudah jelas-jelas merugikan keuangan Negara.” Tegasnya.

Masih kata Aan hal dirinya akan segera membuat laporan pengaduan kepada aparat penegak hukum dalam hal ini wilayah hukum polres Pandeglang Polda banten.imbuhnya.

(Ron)

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru

Bupati Serang

Ratu Zakiyah Pastikan Stok Pangan Selama Ramadhan Aman

Rabu, 25 Feb 2026 - 19:12 WIB