Penabanten.com, Pandeglang – Penggunaan Dua alat berat pada pekerjaan Pengamanan Pantai (Abrasi) di Pantai Caringin Desa Caringin Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, patut diduga menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pasalnya, hasil pantauan dilokasi, tidak ditemukan tempat penyimpanan (Stock File) BBM.
Selain itu, pelaksana pekerjaan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 74.822.642.000 dari Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Sumberdaya Air itu, terkesan menghindar dari awak media yang hendak konfirmasi berkaitan dengan pelaksanaan pengamanan pantai tersebut.
“Saya hanya operator alat berat pak. Saya dari Jakarta, alat berat ini juga dari Jakarta. Kalau soal pekerjaan ini itu saya gak faham, termasuk soal BBM,” ujar salah satu operator alat berat ketika ditemui di lokasi, Senin, (08/07/19).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga : Jembatan Gantung Di Desa Patia Kondisinya Mengkhawatirkan
Pekerjaan Pengaman Pantai yang menelan anggaran Milyaran Rupiah tersebut, sesuai yang tertera pada Papan Informasi Kegiatan, dilaksanakan oleh PT. Nusa Konstruksi Engenering Tbk dan PT. Multi Karadiguna Jasa sebagai Konsultan Supervisi.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya, pekerjaan Pengamanan Pantai (Abrasi) tersebut sempat bermasalah dengan warga sekitar, namun, setelah dilakukan musyawarah, pekerjaan tersebut dilanjutkan kembali. (M4n).








