Cagub Banten 02 Andra Soni Sebut Soal Korupsi Bikin Sekolah Susah

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Calon Gubernur Banten nomor urut 02, Andra Soni mengungkapkan dampak buruk dari korupsi. Efeknya, pembangunan fisik maupun sumber daya manusia (SDM) bisa tersumbat.

Menurut politisi Partai Gerindra, korupsi itu merugikan rakyat. Untuk itu, rakyat diminta cerdas dalam memilih saat kontestasi Pilgub Banten 2024. Mantan Ketua DPRD Banten ini sendiri memiliki komitmen untuk tidak korupsi.

“Jadi masyarakat harus cerdas dalam memilih dalam kontestasi Pilkada nanti. Kami sendiri memiliki komitmen untuk tidak korupsi,” tegas Andra Soni.

Komitmen itu tertuang dalam visinya yakni, Banten maju, adil merata tidak korupsi dan KKN. Visi Andra ini menggambarkan begitu pentingnya seorang pemimpin untuk tidak korupsi.

“Orang korupsi itu yang paling rugi rakyat. Ruginya jalanan jadi jelek, sekolah susah, pelayanan rumah sakit tidak bagus,” kata Andra.

Padahal kata dia, dengan tidak korupsi, warga Banten bisa sekolah dengan gratis, menikmati pelayanan kesehatan yang baik, jalan-jalan jadi bagus.

“Pemilu itu harapan, tujuannya supaya kita punya pemimpin yang baik dan amanah,” kata Andra Soni.

Andra mengatakan, jika dirinya ditugaskan Ketua umumnya sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk maju di Pemilihan Gubernur Banten 2024 agar bisa bikin warganya cerdas, sehat dan makmur.

“Maka Pak Prabowo perintahkan saya, buat rakyat Banten cerdas, kita akan gratiskan sekolahnya, buat masyarakat sehat, kita perbaiki pelayanannya, buat rakyat Banten makmur, kita buka lapangan pekerja seluas-luasnya tanpa ada korupsi,” tegas Andra.

Dirinya meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Banten agar dipercaya memimpin Banten selama lima tahun ke depan dengan cara memilihnya di Pilgub Banten 2024 mendatang. (Man)

Berita Terkait

Peredaran Obat Keras di Banten Mengkhawatirkan
Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis di RSUD Balaraja Kembali Mencederai Kebebasan Pers
Pemerintah Didesak Ambil Langkah Tegas Atasi Penyelewengan Solar Bersubsidi yang Rugikan Negara
Beredar Video Pencurian Sepeda Motor Berulang, Warga Minta Peningkatan Keamanan dan Penyelidikan Tuntas
Desakan Transparansi Ekspor, Impor, dan Pengembalian Aset Korupsi: Rakyat Mempertanyakan Kinerja Legislatif
“Zuliyanto Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhammad Najib Hamas sebagai Ketua DPW PKS Banten”
Maraknya Gudang Oli Palsu di Dadap Meresahkan, Aparat Diminta Bertindak Tegas!
Dugaan Pemblokiran Nomor Wartawan oleh Kapolsek Pakuhaji di Tengah Isu Peredaran Obat Keras

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 08:15 WIB

Peredaran Obat Keras di Banten Mengkhawatirkan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:22 WIB

Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis di RSUD Balaraja Kembali Mencederai Kebebasan Pers

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Pemerintah Didesak Ambil Langkah Tegas Atasi Penyelewengan Solar Bersubsidi yang Rugikan Negara

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 01:23 WIB

Beredar Video Pencurian Sepeda Motor Berulang, Warga Minta Peningkatan Keamanan dan Penyelidikan Tuntas

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:15 WIB

Desakan Transparansi Ekspor, Impor, dan Pengembalian Aset Korupsi: Rakyat Mempertanyakan Kinerja Legislatif

Jumat, 25 Juli 2025 - 08:18 WIB

“Zuliyanto Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Muhammad Najib Hamas sebagai Ketua DPW PKS Banten”

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:07 WIB

Maraknya Gudang Oli Palsu di Dadap Meresahkan, Aparat Diminta Bertindak Tegas!

Selasa, 22 Juli 2025 - 13:03 WIB

Dugaan Pemblokiran Nomor Wartawan oleh Kapolsek Pakuhaji di Tengah Isu Peredaran Obat Keras

Berita Terbaru