Bersihkan Atap Rumah, warga Bumi Cikande Indah Meninggal di Sengat Lebah

Senin, 25 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Tragis, Sarijo, 56, warga Bumi Cikande Indah, Desa/Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang jatuh dari atap rumah dan meninggal dunia setelah diserang serombongan lebah, Senin (25/3/2019). Korban disengat kawanan lebah saat membersihkan atap rumahnya yang kotor karena dedaunan dengan sapu lidi.

Kapolsek Cikande Kompol Kosasih mengatakan kejadian serangan lebah liar yang menyerang warga bermula ketika, korban sedang beraktivitas membersihkan atap rumah dengan menggunakan sapu lidi pada Minggu (24/3/2029) sore. Tanpa sengaja, lidi yang digunakan membersihkan atap mengenai sarang tawon.

“Selanjutnya korban dikejar dan disengat tawon dengan jumlah yang cukup banyak. Pada saat korban menghindari serangan lebah, korban terjatuh masuk ruang kamar mandi,” katanya kepada poskotanews, Senin (25/3/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kosasih, setelah terjatuh dari atap rumah, kemudian korban dilarikan ke RS Hermina untuk mendapatkan perawatan. Ketika pihak rumah sakit merekomendasikan agar korban di rawat, namun korban menolak dengan berbagai alasan.

Baca Juga : Kapolresta Tangerang Jadi Narasumber Workshop Jurnalistik Pelajar

“Setelah itu korban pulang ke rumah. Namun karena efek sengatan lebah korban melakukan pengabatan alternatif, dengan cara di kop (bekam),” ujarnya.

Lebih lanjut, Kosasih mengungkapkan bukannya membaik, korban malah merasakan nyari yang lebih parah. Khawatir dengan kondisi Sarijo, keluarga akhirnya membawa korban ke RSUD dr Drajat Prawiranegara.

“Pada pukul 02.00 dini hari korban merasakan demam dan panas dingin selanjutnya keluarga korban membawa korban ke RSUD Serang, namun pada saat sampai RSUD korban dinyatakan sudah meninggal, korban pada jam 07.00,” ungkapnya.

Kosasih menambahkan guna menghindari adanya korban tambahan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Serang, untuk memusnahkan sarang lebah tersebut.

“Penyebab kematian korban belum bisa dipastikan karena masih menunggu keterangan resmi dari dokter,” tambahnya. (Red)

Berita Terkait

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa
Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek
Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas
Lesman Bangun: Bantuan Wagub Dimyati Jadi Pemantik Semangat Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:02 WIB

Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Senin, 9 Februari 2026 - 16:36 WIB

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Senin, 9 Februari 2026 - 02:55 WIB

Lesman Bangun: Bantuan Wagub Dimyati Jadi Pemantik Semangat Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:29 WIB

Puncak HPN 2026 di Banten Banjir Hadiah, Empat Warga Serang Berangkat Umrah Gratis

Berita Terbaru