Beredar Diduga Mafia Tanah Di Cikeusik Pandeglang Resahkan Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 10 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Kepala Desa Parungkokosan kecamatan cikeusik  Kabupaten Pandeglang mengaku, jika pihaknya belum tahu perihal adanya dugaan mafia tanah yang terjadi di Desa Parungkokosan , Kecamatan Cikeusik.

Kepala desa Parung kokosam kecamatan Cikeusik kabupaten Pandeglang, Eman sunarman mengatakan, bahwa pihaknya belum pernah melakukan pembebasan atau penjualan tanah yang ada di desanya. Mengingat, banyaknya keluhan warga yang belum menerima sertifikat meski memiliki salinannya, terjadi pada tahun 1992

“Saya belum tahu. Saya akan menjawab secara rinci, jelas, dan gamblang, bahwa selama saya menjabat dan kepala desa sebelum saya juga belum pernah ada pelepasan hal atau penjualan kepada pihak manapun,katanya kepada Media, Jum’at  (08/02/2024).


Dugaan banyaknya mafia tanah di Pandeglang itu muncul ketika sejumlah warga Desa parungkokosan, mengeluhkan sertifikat tanah mereka yang tak kunjung diterima sampai saat ini, diketahui buku hak milik masyarakat sudah ada di investor dan konon katanya sudah di jual belikan.

Banyak warga mengaku, bahwa sertifikat tanah hak miliknya tidak pernah mengetahui dimana keberadaanya.

Munculnya, seorang oknum yang mengklaim tanah mereka dengan membawa sertifikat asli dan malah meminta menunjukan lokasi tanah  warga meminta untuk melakukan pengukuran.

Mengaku Abah Budi dari perwakilan investor atau bisa di katakan perwakilan pembeli mendatangi kepala desa untuk menunjukan lokasi tanah yang sesuai dengan data yang di bawanya sesuai lokasi Desa Parungkokosan.

” Saya perwakilan dari bos datang kesini bertujuan untuk surpai tanah di desa Parungkokosan Karana tanah di wilayah ini sudah di beli sama bos saya” terangnya.

Menurutnya tanah yang ada di desa Parungkokosan 29 sertifikat Seluas kurang lebih 51 hektar itu sudah di beli sama bosnya kepada oknum H.oma sejumlah milyaran rupiah.

Budi juga mengaku bahwa serifikat hak milik masyarakat tersebut sudah di titipkan di notaris yang ada di Pandeglang.

Datangnya investor dari Jakarta kini warga masyarakat Desa Parungkokosan resah karena tanpa sepengetahuan warga dan aparat desa tanah hak miliknya sudah ada yang menjual belikan.

Hal ini di sampaikan salah satu warga masyarakat Parungkokosan dengan adanya investor yang datang dan tiba-tiba akan mengklaim tanah masyarakat kini sudah jelas masyarakat selama ini sudah kehilangan sertifikatnya.

” Kami masyarakat dengan adanya kejadian ini maka dalam waktu dekat akan melaporkan kepada pihak penegak hukum” Ungkap H.Latif perwakilan masyarakat. (Ron)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru