“Bandung Kolon “Marak peredaran Obat keras jenis exyimer dan tramadol bak jamur dimusim hujan

Minggu, 7 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com,  jabar – ,berkedok konter hp yang menjual aksesoris” marak Peredaran obat keras daftar G ilegal tampa ijin edar dan tampa resep dokter, jenis tramadol dan exymer ,atau obat penenang. yang masih marak di jual di Kota Bandung .Tepatnya  jl Sukarno Hatta no 35, wr ,muncang, kecamatan Bandung Kolon Kota Bandung  jawa barat  kamis 4/april/2024.


Saat di konfirmasi  ” sebut saja si bro  pelanggan , menjelaskan kepada awak media ,kalau saya memang sering beli om  tapi tidak pernah banyak ,tm dua, sama  x satu plastik ucap si bro,.

Dimana obat tersebut seharusnya digunakan untuk mengobati orang yang terkena gangguan mental.Seperti perilaku agresif .
Dan, yang sangat membahayakan bagi orang yang meminum pil tersebut. jenis tramadol dan exymer.

Dan obat-obatan tersebut jenis (tramadol / exymer) di jual seharusnya dengan resep dokter dan ijin dari Badan POM. transaksi obat keras daftar G tersebut harusnya mendapat pengawasan ketat dari badan POM dan dinas kesehatan setempat. diduga kuat DINAS terkait terkesan adanya pembiaran dan tutup mata..

Hal itu menuai kritikan dari  maulana sebagai aktivis
Saya berharap kota Bandung bersih dari peredaran obat obatan terlarang jenis tramadol dan exsymer, yang sangat merusak moral anak muda ,para generasi penerus Bangsa.

Hasil investigasi di lapangan didapat keterangan dari seseorang yang tidak mau disebutkan namanya , diduga kuat pemilik semua toko yang menjual obat keras daftar G inisial  Y T.

” lanjut Maulana ,saya berharap penjualan obat keras daftar G , jenis tramadol / exymer tanpa resep dokter dan ijin edar yang marak terjadi di wilayah kota Bandung, saya meminta agar Aparat penegak hukum (APH) menindak tegas, apa bila terbukti dan diproses secara hukum”.tutupnya.
  ( tim/ red )

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru

Bupati Serang

Ratu Zakiyah Pastikan Stok Pangan Selama Ramadhan Aman

Rabu, 25 Feb 2026 - 19:12 WIB