AWDI Desak Aparat Hukum Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana BOS SDN Cipinang 3

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Cipinang 3, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan tajam. Indikasi kuat menunjukkan bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk memajukan pendidikan justru dikuasai oleh oknum kepala sekolah.

Kondisi gedung sekolah yang terlihat kumuh dan minim fasilitas memicu kecurigaan publik, terutama mengingat setiap tahunnya SDN Cipinang 3, yang memiliki sekitar 130 siswa, menerima dana operasional ratusan juta rupiah dari pemerintah pusat.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Pandeglang, Jaka Somantri, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan.

“Kami menduga kuat anggaran BOS dikuasai oleh oknum kepala sekolah. Faktanya, gedung sekolah terbengkalai, hanya ada tiga guru honorer dengan gaji minim, dan tidak ada transparansi dalam pengelolaan dana,” tegas Jaka.
Menurut Jaka, kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena menyangkut hak pendidikan anak-anak. Jika dugaan ini terbukti, perbuatan tersebut tidak hanya melanggar administrasi, tetapi juga termasuk tindak pidana korupsi yang merugikan negara dan masa depan bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AWDI juga menyoroti Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang agar segera melakukan audit dan investigasi lapangan. Tujuannya agar polemik ini tidak merusak kepercayaan masyarakat terhadap sektor pendidikan.

“Jangan biarkan anak-anak menjadi korban permainan anggaran. Ini bukan sekadar uang, tetapi soal masa depan bangsa,” tutup Jaka.
Kini, dengan kondisi sekolah yang memprihatinkan, publik menantikan langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengungkap kebenaran dan menindak tegas pihak yang terbukti bersalah.

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terbaru