Aktivitas Peternakan Sapi TUM Dikeluhkan Warga, Sampai Pusing Kalau Cium Baunya.

- Penulis

Rabu, 10 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Aktivitas Perusahaan Peternakan Sapi di Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga setempat, Rabu (10/2/2021)

Diketahui, perusahaan bernama PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) ini melakukan aktivitas komersil nya itu di lahan Desa Tanjung Burung dan batas Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.

Nur, warga RT 01/RW 03 Kampung Kebun Buaya Desa Pangkalan mengatakan aktivitas peternakan membuat udara tak nyaman di hirup lantaran bau seperti kotoran sapi di waktu tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalo dibilang bau, memang bau pak adanya aktivitas peternakan sapi disana. Apalagi kalo waktu sore hari, kan anginnya arah ke sini (warga-red),” ujar Nur saat berbincang wartawan di kediamannya, Rabu (10/2/2021).

Menurut Nur, selama 12 tahun lebih perusahaan itu berdiri, tidak pernah dirinya dan warga mendapat kompensasi atas polusi udara yang timbul dugaan kuat penyebab aktivitas peternakan sapi.

“Boro-boro dapat kompensasi. Selama 12 tahun lebih yang saya tau gak pernah ada, apalagi bantuan Covid kaya sekarang,” pungkasnya.

Sementara, Nenek Misna menuturkan sering merasakan pusing kalau mencium aroma bau sapi. Hanya saja, ia lebih memilih berdiam mengatur nafas.

“Jadi kaya udah terbiasa sama bau nya. Emang pusing kalau nyium bau sapi kehidung kerasa. Kalau abang-abang mah mungkin belom biasa ya,” kata Misna

Terpantau, lokasi pemukiman yang berjarak sekitar ratusan meter itu dengan aktivitas peternakan sapi. Dan dibatasi dengan lahan pertanian.

Sampai berita ini tayang, wartawan masih berupaya konfirmasi pihak perusahaan peternakan sapi dan dinas terkait. Riska

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru