Akibat Kurang Pengawasan Orang Tua, Siswi SD Di Lebak Munjul Diduga Dicabuli Anak Di Bawah Umur

0
192

penabanten.com, Pandeglang – Kasus pencabulan anak di bawah umur di wilayah hukum Munjul kian tak terbendung. Kasus sebelumnya belum rampung ditangani, kasus pencabulan menimpa sebut saja Bunga 12, warga Desa Iadubadak kecamatan Angsana.

Tak hanya dicabuli, korban yang masih pelajar SD itu juga tak dipulangkan hingga berhari-hari menginap di rumah pelaku di kp genjah desa Lebak kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang – Banten. Ironinya, pelakunya juga masih anak di bawah umur. Adalah, WR 16, warga kampung Genjah Desa Lebak kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang.

Menurut keterangan org tua korban selama anaknya di bawa ke rumah orang tua pelaku dengan alasan main, namun di tunggu-tunggu sang ibu pun gelisah anaknya tak kunjung pulang, ibu korban merasa percaya karna berpikiran anaknya di bawa ke rumah orang tua pelaku.Rabu 05/04/2023.

” Anak saya sering kali di bawa ke rumah orang tua korban WR dan saya percayakan karna pikiran saya ga bakal aman-aman saja karna di sana di rumah pelaku juga ada orang tuanya dan kejadian itu sering sekali anak saya pergi sampe nginep dan itu sudah berkali-kali, setelah itu saya liat anak saya sering saya perhatikan banyak melamun dan jarang keluar kamar sayapun penasaran dan saya tanya ada apa, kenapa, anak saya akhirnya mengaku sudah sering di gauli layaknya suami istri , sayapun kaget kenapa anak saya baru duduk di bangku SD ko sudah di perlakukan seperti orang dewasa, sekarang saya hawatir takut terganggu dengan psikologinya” tuturnya.

Akibat kurangnya pengawasan dan kelalayan orang tua dan lingkungan di tambah dorongan perkembangan teknologi dan pergaulan bebas salah satu penyebab.

Sementara pihak desa Lebak dan pihak terkait lainya belum respon adanya kejadia ini seolah olah di anggap biasa dan tidak ada penanganan khusus dari pihak manapun.

Red

Tinggalkan Balasan