134 Kades Berangkat Ke Bali, Ini Penjelasan Apdesi Pandeglang

- Penulis

Senin, 2 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, diperlukan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) dan Study Banding di desa yang secara nasional, dianggap lebih maju dari wilayah lainnya. Maka dari itu, sebanyak 134 orang Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang, besok, (hari ini-Red) berangkat ke Pulau Dewata Bali, tepatnya, ke Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Demikian dikatakan oleh Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Pandeglang, Ibnu Hajar, Minggu, (01/09/19).

“Betul, menurut informasi dari panitia, kalau tidak salah, 134 Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang, besok bertolak ke Bali. Itu jumlah yang berangkat besok,” ungkapnya, ketika dihubungi melalui telephone selularnya, Minggu, (01/09/19).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besok, ada Dua pemberangkatan, lanjutnya, Yang pertama berangkat pada pukul 11.00, dan yang kedua, pukul 13.00.

“Adapun tujuan kami mengadakan Bimtek dan study banding di Bali, yaitu untuk belajar, melihat dan mengunjungi langsung desa yang Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya, bisa mencapai Milyaran. Desa tersebut, ada di Bali,” paparnya.

Baca Juga : Tanpa Perlawanan, HA Berhasil Diamankan Polres Pandeglang

Lebih lanjut Ibnu menuturkan, kegiatan Bimtek, menghadirkan narasumber dari Kemendes, dari Mendagri, dari pihak Kepolisian dan juga dari Kejaksaan.

“Rencananya, kunjungan Bimtek kali ini, akan dilaksanakan selama Tiga hari. Mulai dari besok tanggal 2, sampai pada tanggal 5. Sementara, perwakilan dari DPMPD pasti ikut, tapi kalau ibu Bupati, saya kurang tau ikut atau tidak. Panitia yang lebih tau mungkin,” tambahnya.

Disinggung kegiatan ini tidak diikuti oleh seluruh Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang, Ibnu menjelaskan, kegiatan ini tidak diwajibkan, hanya untuk desa yang menganggarkan saja.

“Hanya 134 Kepala Desa yang ikut. Dan bagi yang tidak mengikuti, tidak ada sangsi. Hanya untuk yang menganggarkan untuk kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa. Pos anggarannya ada,” tutupnya. (Risman).

Berita Terakait

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka
Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Berita Terakait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:03 WIB

Panen Pertama Menanam Ketimun Lebih Memuaskan, Hasilnya Tidak Diragukan, Ini Kata Eris Kades Carenang Cisoka

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Berita Terabru