Warga Sukadiri Keluhkan Kartu KKS

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Masyarakat Desa Sukadiri Kecamatan Sukadiri yang memiliki kartu KKS mengeluhkan dengan adanya bantuan yang di turunkan oleh pemerintah pusat maupun daerah melalui Dinas Sosial terlebih bantuan untuk terdampak covid-19.

Pasalnya, Keluhan masyarakat tersebut berdasar dari banyaknya masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan berupa apapun seperti sembako dan lainnya.padahal masih banyak masyarakat Desa Sukadiri yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tapi tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari semenjak pertama masyarakat memiliki kartu KKS pada tahun 2014 hingga saat ini.diharapkan pemerintah harus andil dalam hal ini.

Selain itu, sungguh ironis, masyarakat yang mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa bahan sembako dan PKH tersebut selain adanya pemotongan uang serta tidak memegang kartu ATM mereka.karna di pegang oleh ketua kelompok dan agen yang sudah di tunjuk/ditentukan oleh program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), berharap pemerintah harus bertindak tegas.dikarnakan adanya dugaan bantuan tersebut menjadi ajang korupsi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan salah satu warga penerima kartu KKS, mereka hanya mendapatkan kartu saja tetapi tidak tau fungsi atau kegunaan dari kartu tersebut,

“dari awal mendapatkan kartu sampai saat ini pun tidak pernah mendapat kan bantuan seperti sembako dan uang”.kata Ida warga Desa Sukadiri kepada wartawan baru baru ini.

Ditambahkannya, Bahkan sampai ada warga yang memiliki kartu KKS menanyakan langsung kepada ketua kelompok terkait bantuan atau fungsi kartu KKS tersebut, justru malah di arahkan untuk mengurus kekantor kecamatan.

“Kalo mau dapet bantuan seperti yang lain urus aja berkasnya kekecamatan, kita mah langsung kekecamatan ngurus itu, tapi sampai saat ini tidak ada juga kepastiannya”,kata warga setempat.

Saat awak media mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Sukadiri, diwakili stap desa,(s) mengatakan bahwa tidak ada kordinasi terkait bantuan PKH atau BPNT dari pihak pendamping kepada pihak desa. tegasnya (Dian)

Berita Terakait

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis
Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang
Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang
Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!
pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang
Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR
Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas
Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Berita Terakait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:51 WIB

Pemkab Tangerang Berangkatkan 3000 Lebih Peserta Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:59 WIB

Wabup Intan Kunjungi RSUD Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:01 WIB

Siap Sambut Arus Mudik 2026, PUPR Provinsi Banten Genjot Perbaikan Akses Jalan Berlubang

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:12 WIB

Kecam Keras Penutupan pintu Kamenag  Kab Tangerang Saat Ramadhan  LSM  KPK Nusantra ini Melanggar hukum!

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:28 WIB

pemkab Tangerang Gelar Rapat Kesiapan Operasi Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Tambang

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:25 WIB

Wabup Intan Dorong Pengusaha dan Pengembang Implementasikan Program EPR

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:23 WIB

Bupati Tangerang Minta Semua Pihak Dukung Posyandu Perluas Cakupan Layanan Yang Berkualitas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:12 WIB

Wabup Intan Buka Sekolah Gender Angkatan II Tahun 2026

Berita Terabru