Warga Kurang Mampu  Kampung Ciparay Belum Dapat Lagi Bantuan Dari Pemerintah

Rabu, 29 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, kabupaten Lebak – Sangat miris ibu rohimi warga  kampung ciparay RT.002/007 desa margajaya kecamatan cimarga kabupaten lebak.

Inilah Sosok seorang ibu rohimi   perempuan setengah tua dan kurang mampuh di tambah sering sakit kakitan.  penyakit yang  dideritanya tidak pernah di keluhkan di karnakan kurangnya biaya.  terkadang  ibu rohimi terlihat segar bugar padahal   organtubuhnya sudah tercucikan darah setiap minggunya untuk terus bersalin dirumah sakit.  Ibu rohimi  hanya tinggal di rumah tua yang tidak layak huni dan  tinggal berdua bersama bersama cucunya.” ( 28-6-2022 )

mirisnya lagi ibu rohimi tidak  lagi  ada bantuan dari  pemerintah seperti PKH/BPNT  yang biasanya mendapatkan bantuan tersebut. tetapi semenjak  bulan puasa tahun kemarin ibu rohimi tidak  mendapatkannya lagi.

Sangat berharap ibu rohimi mendapatkan lagi bantuan seperti PKH dan BPNT, karna adanya  bantuan tersebut ibu rohimi bisa mengurangi beban ekonomi sehari harinya. Apalagi dengan kondisi sekarang  ibu rohimi tidak bisa lagi bekerja,  sedangkan ada seorang  cucunya yang harus di nafkahi.  hanya berharap besar ibu rohimi  mendapatkan kepedulian dari pemerintah daerah maupun pusat seperti bedah rumah dan bantuan pangan.”

Saat awak media wawancara ( 28-6-2022 )  kesalah satu menantu ibu rohimi yang tinggalnya di Tangerang,  misan dikediamannya mengatakan, saya juga sama di sini masih banyak kekurangan bukannya saya ngga mau membantu mertua saya  yang kurang mampuh, sedangkan keadaan saya pun seperti ini, kerja hanya  surabutan makan pun kadang kekurangan.

Saya  sangat prihatin dengan mertua saya yang jaraknya sangat jauh, saya dan istri  anaknya mertua saya  dengan keadaan seperti ini belum bisa membantu lebih secara ekonomi maupun tenaga kepada mertua saya dan mertua saya selalu cuci darah seminggu bisa dua kali dan itupun kadang dibantu oleh saudara maupun tetangga bilamana mertua saya sedang krisis keadaan fisiknya, malah kadang juga ke saya telpon beri kabar pernah kekurangan darah untuk mencuci darahnya itu dirumah sakit.” Ucap misan.

Masih lanjut, Mengenai bantuanpun mertua saya pernah bercerita kalo ia belum merasakan bantuan lagi, yang mana pernah mendapatkan dari pemerintah,  sebab yang saya tau secara ekonominya itu  hanya mengharapkan hasil dari anak-anaknya bekerja diluar daerah, seperti di jakarta atau ditangerang, itupun jika memang anaknya ada untuk memberinya.

Maka itu saya pribadi mengharapkan kepada pemerintah agar lebih melihat dan memperhatikan masyarakat  kecil dengan notabennya kekurangan seperti bantuan berupa sembako atau bantuan seperti bedah rumah yang sekiranya layak untuk dipandang lebih baik”, pungkasnya.

Hal senada  ibu rohimi menyampaikan, saya harap mendapatkan lagi bantuan yang biasa saya dapat dari pemerintah, karna bantuan itu bisa mengurangi beban ekonomi yang sekarang saya alami, saya terahir dapat bantuan di bulan puasa kemaren, dan  sampai sekarang tidak mendapatkan lagi, sedangkan yang lain masih mendapatkan nya? Harapan saya pemerintah desa maupun kecamatan bisa melihat warganya seperti saya ini yang sangat membutuhkan perhatian dan  bantuan  di saat saya  seperti ini,” tandasnya.

( Ateng )

Berita Terkait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Berita Terbaru