Tumpukan sampah di pasar tradisional Banjar sari Cikande tidak menuai solusi

- Penulis

Senin, 23 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – tak heran kalau warga sekitar resah dengan bau yang tidak sedap hal tersebut, Sebagai mana di ketahui persoalan tentang Banyak nya sampah yang di nilai meresah kan masyarakat dan khusus nya para pedangang. Sabtu. 14/09/2019.

Menurut keterangan KK) salah satu penjual beras yg di temui di dekat sekitaran (TPS) pasar tradisional Cikande berbicara kepada awak media bagai mana ini sampah sudah sampai 1thn tidak Solusi bahkan sekarang sudah sampai menutupi badan jalan sementara iuran sampah yg trus di tagih sama pihak kariawan (pak Hamid) mantri pasar 1 minggu sampai 7 kali ungkap nya

MI) penjual penjuar pisang yg di temui detempat yg berbeda berbicara kepada awak mendia gimana ini makin hari makin parah iuran mah setiap hari di mita oleh pihak pemda tapi tetap sampah nya menumpuk bahkan sampai tumpah menutupi badan jalan walaupun sudah di akut 1 minggu 4 kali yg jatuh pada hari Senin,Rabu,kamis,sabtu oleh kendaraan pengankut sampah milik kecamatan sampah yg ada di TPS )masih tetep seperti tidak berkurang bahkan dampak dari sampah yg tumpah ke badan jalan selain mengelurkan aroma yg tidak sedap(sangat busuk) terkadang bikin jatuh pengendara bermotor yg sering melintas bahkan kalau hujan mobil yg lewat di TPS) tersebut suka terjebak tidak bisa jalan sampai berjam” sampai menimbulkan kemacetan kendaraan di jalan pasar tradisional Cikande ujar nya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hamid selaku Mantri pasar tradisional banjar sari Cikande yang ingin di temui oleh awak media bliaw tidak ada di kantor nya kondisi kantor Mantri Pasar terkunci rapat..saat wartawan pena banten meminta tanggapan kepada bpk camat cikande kebetulan beliau tdk ada d kantor
..(yusuf,indra,kncr)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru