Penabanten.com, Tangerang – Belum lama Bupati Tangerang sudah mengeluarakan surat edaran tentang penanganan penularan wabah penyebaran covid.19 yang sudah jelas tertera, akan tetapi pihak management Takara Golf dianggap terkesan mengabaikan edaran Bupati tersebut, sehingga Forum Aliansi Aktifis Tangerang Banten (FAATB) merasa geram dan menyurati management Takara Golf Tigaraksa, minggu (5/04/2020).
Menurut Keterangan Ketua LSM GNR salah satu LSM di FAATB, Edi Kurniawan SH, mengatakan kami dari FAATB meminta kepada management Takara Golf dan Residen untuk menutup sementara segala aktifitasnya untuk menangkal penyebaran covid.19
“Kami layangkan surat tersebut dengan nomor 021/ALS-LSM-TNG-BTN/III/2020, seharusnya mereka menghargai intruksi Presiden,atau maklumat Kapolri, Kepala BNPB, Bupati Tangerang dan Kapolresta Tangerang, jangan diabaikan dong seperti tidak ada piduli bagai mana covid-19 yang begitu berbahaya ” paparnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian Edi menambahkan tokoh masyarakat dan kepala Desa Tapos disekitar Takara Golf dan Residence sangat khawatir dan takut terhadap penularan Covid 19 melalui anak anak mereka yang bekerja di golf, karena yang bermain mayoritas orang Asing seperti Korea, Jepang dan Taiwan.
Sementara Camat Tigaraksa Hj Rahyuni mellui pia wa mengatakan bahwa kami sudah berkali kali mengadakan perundingan dengan pihak management takara golf, akan tetapi mereka tetap tidak mau menutup tempatnya.
“Kami Muspika tigaraksa sudah berupaya bahkan kami sudah menyampaikan edaran bupati tangerang tapi tetap mereka tidak mau menutup usahanya, kami serahkan kepada pemkab tangerang masalah ini,” jelas Hj Rahyuni Via Telephone, minggu (5/04/2020).
Pihak management Takara Golf dan Residence, Suyudi, menjelaskan benar kami sudah terima surat edaran Bupati Tangerang dan sudah mebacanya detil ,tapi di takara golf ada banyak karyawan Sampai 400 yang menggantungkan hidupnya ,di sini ,karena status kerja mereka harian lepas.disini jelasnya
kawyawan disini “Ada 400 orang ,karyawan kami dengan status gajih harian lepas, karena pertimbangan itulah kenapa kami belum menutup takara golf ini, tapi akan kami juga sudah mengadakan menjalankan penyemprotan disinfektan di sekeliling kami ,setiap sore baik dilingkungan kantor, kantin dan lapangan golf,” pungkasnya.( Sr)








