Penabanten.com, Pandeglang – Tak senang desanya diberitakan di media sosial seorang oknum kepala desa Kadubadak kecamatan Angsana kabupaten Pandeglang Naik Pital, kepala Desa tersebut arogan dan mengeluarkan kata- kata yang kasar yang tidak sepatutnya di lontarkan oleh seorang pejabat publik, Kamis 24/05/2020
Setelah terbit pemberitaan di media penabanten.com beberapa hari yang lalu tentang dangaan tidak transparan penggunaan anggaran dana desa kepada publik rupanya membuat sontak oknum kepala desa Kadubadak ini mengeluarkan kata- kata kasar terhadap salah satu wartawan penulis berita tersebut.
Dirinya Melalui telpon seluler Sapiin kades Kadu badak menghubungi salah satu wartawan penabanten.com dengan nada emosi ” Heh Naon Dia an, Naon maksudna dia hayang kumaha dia”, Kata kepala desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dihari yang bersamaan camat Angsana Arif Mahmud menyayangkan sikap kepala desa kalau memang mengeluarkan kata-tidak wajar tak sepatutnya seorang kepala desa seperti itu. “Coba nanti saya panggil dan akan saya tegur kalau memang kepala desa seperti itu, Arogan” jelasnya
Berdasarkan bukti dan hasil konferensi ke beberapa sumber bahwa pemberitaan yang di tayangkan di media online penabanten.com di anggap sudah layak di terbitkan guna memberikan informasi kepada publik,hasil konfirmasi bukti rekaman kepala desa maupun Nara sumber masyarakat yang lain sudah di persiapkan,kaitan dengan tidak transparan dalam pembangunan dana desa Kadubadak yang diduga kuat telah menyalahi aturan ketua LSM GAIB.Perjuangan kabupaten Pandeglang akan segera mengumpulkan data (ful baket) untuk dibuat laporan pengaduan (lapdu) ke aparat penegak hukum di kabupaten Pandeglang ,kata Imron ketua LSM Gaib Perjuangan ditemui di kantornya.
(A,Andrian)













