Penabanten.com, Kab. Serang – Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi Badak Bersatu Banten (KBBB) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Serang. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyuarakan aspirasi terkait dugaan praktik korupsi dan ketidakberesan tata kelola di RSUD Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang, Jumat (09/01/2026).
Dalam aksinya, massa membawa berbagai atribut aksi dan melakukan orasi secara bergantian. Mereka menilai adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut yang dianggap merugikan keuangan negara serta berdampak pada pelayanan publik.
Koordinator aksi menyatakan bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Serang. KBBB mendesak Bupati Serang untuk bersikap tegas dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen RSUD Drajat Prawiranegara.
ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami datang ke sini untuk meminta transparansi dan pertanggungjawaban. Jangan sampai rumah sakit yang menjadi tumpuan masyarakat Serang ini justru dijadikan ladang keuntungan pribadi oleh oknum-oknum tertentu,” ujar salah satu orator di sela-sela aksi.
Selain mendesak Bupati, koalisi ini juga meminta aparat penegak hukum, baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk turun tangan melakukan penyelidikan mendalam atas data-data yang mereka kantongi.
Massa mengancam akan kembali melakukan aksi dengan jumlah yang lebih besar jika tuntutan mereka untuk melakukan audit dan pembersihan di internal RSDP tidak segera dipenuhi oleh pihak Pemerintah Kabupaten Serang.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan massa masih berupaya untuk masuk dan beraudiensi dengan pejabat terkait guna menyampaikan dokumen tuntutan mereka secara langsung. Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Serang.
















