Sekda Banten Buka Advokasi Kesehatan Tradisional di Bappeda

- Penulis

Selasa, 16 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang Obat obat tradisinal di Indonesia itu banyak dan beberapa sangat efektif dalam mengobati penyakit tertentu,untuk di Provinsi Banten memerlukan beberapa sentuhan,apa yang disebut dengan teknologi, misalnya tentang kemasan dan pola pengelolaan,Tegas Sekretaris Derah Banten Al Muktabar saat membuka Advokasi kesehatan tradisional di Aula Bappeda Provinsi Banten,Selasa,16/07/2019.

Dalam sambutanya Sekda mengatakan bahwa pelayanan kesehatan tradisional merupakan bentuk pelayanan yangtelah dimanfaatkan sejak dahulu sebelum berkembangnya pelayanan kesehatan konvensional,penyelenggaraan dan pengembangan pelayanan kesehatan tradisional perlu di dorong melalui pengkajian, penelitian dan pengujian pengobatan tradisional untuk memperkaya khasanah pelayanan kesehatan.

walaupun pelayanan kesehatan konvensional sudah berkembang dengan pesat, akan tetapi sampai saat ini pelayanan kesehatan tradisional masih tetap diminati oleh sebagian masyarakat dan diakui keberadaannya sebagai alternatif untuk mendapatkan kesehatan,Ujar Sekda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekarang ini obat-obat tradisional ini sudah familier dengan teknologi,sehingga dengan pertemuan ini kita advokasi terus dan kedepan agenda ini untuk dilaksanakan dan harus banyak melibatkan masyarakat secara pathershif kita,tegas Sekda.

Dalam kaitanya dengan obat tidak selalu berkaitan dengan kesehatan tetapi ada nilai ekonmisnya yaitu nilai tambah buat masyarakat,terkait dengan ekonominya kalau kita serius, ini bisa dijadikan sebagai jalan untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Kepala Bidang pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ariani Sugiarti selaku panitia penyelenggara mengatakan salah satu dari pelayanan kesehatan yang dikembangkan oleh kemetrian kesehatan yaitu pelayanan kesehatan tradisional yaitu pengobatan atau perawatan yang mengacu kepada pengalaman dan keterampilan turun temurun secara empiris yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan sesuai norma yang berlaku di masyarakat.

Ariani penambahkan strategi pembangunan kesehatan tradisonal adalah mendorong masyrakat agar mampu memlihara kesehatanya secara prefentif serta mengatasi ganguan kesehatan ringan secara mandiri melalui asuhan mandiri tanaman obat keluarga (toga).

Di Provinsi Banten ini sudah banyak turun temurun pengobatan herbal dari pengobatan tradisonal tetapi itu belum banyak yang sesuai dengan norma-norma dari kementerian kesehatan,jadi bukan hanya norma empiris saja yang kita perlukan tetapi harus ada berupa penelitian.Di Provinsi Banten sejak tahun 2012 sudah ada sentra penelitian tentang pengobatan tradisional,Ujar Ariani.

Peserta Advokasi kesehatan tradisional terdiri dari Organisasi perangkat Daerah Provinsi Banten,TP PKK Provinsi Banten ,dan dari RSUD Provinsi Banten

Sumber : Peliputanprovinsibanten

Berita Terakait

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Tinjau Kesiapan Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer di Kabupaten Tangerang
Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat
Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth
Tak Kenal Lelah Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Turun Langsung Bersihkan Tumpukan Sampah Di Desa Patrasana
Kolaborasi Dinkes UTD PMI Kabupaten Tangerang dan Disnaker: Cek Kesehatan Gratis Digelar Peringati Hari Puncak Buruh Nasional 2026
Rayakan Puncak May Day 2026, 25 Ribu Buruh Tangerang Kumpul di Puspemkab Mancing 5 Ton Ikan Dan Gelar Bakti Sosial
Bupati Tangerang Harap Kampus Politeknik Ismet Iskandar Segera Dibangun Di Kabupaten Tangerang
Bupati Tangerang Jumling Di Kampung Besar Teluknaga

Berita Terakait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:52 WIB

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Tinjau Kesiapan Kampus UNITOP dan Polytechnic Volunteer di Kabupaten Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:49 WIB

Buka Festival Literasi 2026, Bupati Tangerang Harap Budaya Literasi Meningkat

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:44 WIB

Buka Dialog Literasi Digital KWRI, Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth

Senin, 11 Mei 2026 - 15:55 WIB

Tak Kenal Lelah Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Turun Langsung Bersihkan Tumpukan Sampah Di Desa Patrasana

Senin, 11 Mei 2026 - 10:36 WIB

Kolaborasi Dinkes UTD PMI Kabupaten Tangerang dan Disnaker: Cek Kesehatan Gratis Digelar Peringati Hari Puncak Buruh Nasional 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:01 WIB

Rayakan Puncak May Day 2026, 25 Ribu Buruh Tangerang Kumpul di Puspemkab Mancing 5 Ton Ikan Dan Gelar Bakti Sosial

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:26 WIB

Bupati Tangerang Harap Kampus Politeknik Ismet Iskandar Segera Dibangun Di Kabupaten Tangerang

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:09 WIB

Bupati Tangerang Jumling Di Kampung Besar Teluknaga

Berita Terabru