Sekda Banten: Kapasitas Perhubungan Darat Banten Ditingkatkan

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – “Dalam pemaparan Bapak Menteri terkait Banten sebagai penyangga ibukota, beberapa di antaranya memfasilitasi peningkatan kapasitas perhubungan darat melalui kereta api maupun perhubungan darat dalam arti luas,” demikian diungkap Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar usai menerima dan mendampingi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke Provinsi Banten di Stasiun Serang, Kota Serang (Sabtu, 18/01/2020).

“Disampaiakan pula, akan segera dilakukan reaktivasi kereta api yang nanti antara kawasan Lebak dan Pandeglang terkoneksi. Kemudian akan dilanjutkan juga konektivitas ke Merak. Kapasitas saat ini dengan kecepatan 40 km/jam, akan ditingkatkan menjadi 70 km/jam,” tambah Sekda.

Dijelaskan, terkait perhubungan laut, beberapa waktu lalu sempat didiskusikan Wapres KH Ma’ruf Amin tentang rencana pembangunan Pelabuhan Bojonegara. Namun menurut penjelasan Menhub Budi Karya, saat ini ada pengembangan pelabuhan laut di tiga titik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan lihat optimalisasi itu seperti apa. Harapan besarnya, Pemprov Banten perlu mendapatkan kemanfaatan akses terhadap adanya fasilitas pelabuhan tersebut. Baik dalam menumpang produktivitas administrasi Pemprov Banten yang beragenda ekspor impor. Apabila berjalan dengan baik, kemungkinan besar akan meningkatkan pendapatan,” ungkap Sekda.

Sementara itu pada perlintasan sebidang di Tangerang, disepakati untuk berkomunikasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mendapatkan fly over. Rencana pembangunan dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

“Secara umum, kalau itu semua berjalan baik masyarakat mendapatkan nilai tambah ekonomi, kemudahan akses, dan seterusnya. Ekonomi kita akan terus berkembang,” pungkas Sekda.

Sementara itu Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan Kemenhub ingin memetakan apa yang menjadi rencana besar Serang sebagai daerah penunjang Jakarta. Dari sekarang harus dilakukan penataan dengan baik agar pembangunan-pembanguna itu selaras dengan pembangunan Jakarta.

“Di masa mendatang, dalam lima atau 10 tahun di sini akan ada double track, ada elektrifikasi. Tapi memang ada satu tahapan. Dua tahun ini ada perbaikan dari rel yang ada untuk peningkatan kecepatan supaya dari Rangkasbitung sampai Merak bisa satu jam,” ungkap Menhub.

Dikatakan, pembicaraan beberapa hal terutama mengenai pelabuhan, Kemenhub akan kembali memetakan. Saat ini ada tiga pelabuhan swasta besar yang akan dibangun, di antaranya Pelabuhan Warnasari.

“Saya akan koordinasikan itu apakah pelabuhan-pelabuhan ini bisa mengakomodir logistik di Banten. Kalau dia bisa mengakomodir, pelabuhan yang harus kita bangun itu tidak perlu,” ungkap Menhub.

Terkait perlintasan satu bidang, menurut Menhub Budi Karya tidak ada masalah, akan diselesaikan dengan dikoordinasikan ke Kementrian PUPR.

Masih menurut Menhub, saat ini perjalanan kereta api Rangkasbitung – Merak masih di bawah 20 perjalanan dengan kecepatan 40 km/jam akan ditingkatkan menjadi 70 km/jam. Cukup satu lintasan. Elektrifikasi akan dilakukan ketika perjalanan kereta sudah di atas 50 perjalanan. Ketika perjalanan sudah di atas 100, akan ada dua jalur (double track).

“Tapi nanti harus dipersiapkan statiunnya, tempat parkirnya dan juga antar modanya. Stasiun sebagai transit oriented system, perjumpaan antara angkutan masal dengan angkutan biasa. Dari sekarang mumpung belum metropolitan, bisa direncanakan,” pungkas Menhub

Turut hadir: Walikota Serang Syafrudin, Bupati Lebak Ity Octavia Jayabaya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo, serta para tamu undangan.

Kota Serang, Sabtu 18 Januari 2020

Sumber FB Pemprov Banten

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru