Sebuah Pertanyaan Ramadhan dan Setelahnya, SIAPAKAH KITA DIHADAPAN-NYA?

Rabu, 12 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Jakarta – JIKA kita anak atau keturunan ulama, ustadz terkemuka, pendiri pesantren, atau guru yang beraklaqulkarimah..

JIKA kita anak atau keturunan dari pejabat tinggi atau sosok kaya-raya yang berahlaqulkarimah

JIKA kita anak atau keturunan dari pengusaha kaya-raya yang berahlaqulkarimah

JIKA kita anak atau keturunan orang biasa-biasa saja, hidup sederhana, bahkan cenderung terancam miskin nan berahlaqulkarimah

SIAPAKAH kita sesungguhnya di hadapan-NYA?

TAK terbayangkan pula bila kita dengan segala status sosial tadi, lantas kita cenderung riya’ dan jauh dari berahlaqulkarimah, lantas siapakah kita di hadapanNYA?

DAN siapakah pula kita di hadapanNYA jika kita anak atau keturunan maling, kecu, rampok, atau koruptor atau sejenisnya, tetapi lantas kita hidup sederhana, sabar, dan beraklaqulkarimah?*

KEJARLAH kesahajaan sempurna di hadapan-NYA; Sederhana dalam keaslian dan penampilan; selalu berbagi kepada sesama tak hanya di kala berlebih; bersosialisasi bukan demi memengaruhi agar beroleh segudang pujian, popularitas, ilmu, demi keberkuasaan dan kekayaan.

Kekasih Allah sudah meneladankan ahlaqulkarimah dengan kesederhanaan nan asli, sabar dan tawaqal di setiap susah dan senang; mengasihi sesama, dan bersikap bukan sama sekali untuk menjauhi dan mencerca para pendosa, tetapi sebaliknya berempati mendekati dan membawanya ke dalam perubahan menuju kepada kebaikan

SUNGGUH dialah manusia biasa Muhammad Rasulullah Saw Sang Revolusioner Sejati sekaligus “content creator” kebaikan hidup nan begerak di jalan garis Allah Swt.

Tidak usah berpayah-payah, kita tinggal menirukan saja tanpa harus banyak keinginan alias rakus alias “cama”; melainkan mengutamakan kesahajaan dan kesabaran berlandaskan keimanan kepadaNYA

BERSERAH dirilah kepadaNYA.

Oleh : Suryadi, Pemerhati Budaya, Depok, Rabu 12 April 2023.

Berita Terkait

Direktur Baru Dorong Kemajuan Pelayanan RSUD Kota Serang untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat
Respon Cepat Kepala Inspektorat Kabupaten Pandeglang Akan Segera Perintahkan Dua Tim Audit Turun Ke Desa
Pemilik Lahan Keluhkan Aliran Limbah Dapur MBG Karyasari, Aktivis AKSI Minta Dinas Terkait Tegakkan Aturan Perizinan
PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik
Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri
Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air
Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:00 WIB

Direktur Baru Dorong Kemajuan Pelayanan RSUD Kota Serang untuk Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:22 WIB

Respon Cepat Kepala Inspektorat Kabupaten Pandeglang Akan Segera Perintahkan Dua Tim Audit Turun Ke Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemilik Lahan Keluhkan Aliran Limbah Dapur MBG Karyasari, Aktivis AKSI Minta Dinas Terkait Tegakkan Aturan Perizinan

Selasa, 20 Januari 2026 - 02:41 WIB

PWMOI Apresiasi Putusan MK Tutup Jalan Pidana dan Gugatan terhadap Karya Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 14:20 WIB

Pimpinan Media Beritapolri dan Penajurnalist Silaturahmi dengan Kombes Pol. Edy Sumardi di Baharkam Polri

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:56 WIB

Bertahun-tahun Terabaikan, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Menjelma Jadi Kubangan Air

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Berita Terbaru