Penabanten.com, Serang – Jajaran pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serang menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar oleh Kapolres Serang di Masjid Al-Salam, Lingkungan Mako Polres Serang, Minggu (08/03/2026).
Acara ini menjadi ajang konsolidasi antara aparat penegak hukum dengan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia tersebut. Fokus utama pertemuan adalah menyelaraskan persepsi dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui penyajian pemberitaan yang sehat dan edukatif.
Dalam arahannya, Kapolres Serang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis, khususnya keluarga besar PWI Kabupaten Serang, yang telah hadir memenuhi undangan. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh awak media tanpa adanya diskriminasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak ada istilah pandang bulu atau tebang pilih. Semua rekan-rekan wartawan kami rangkul dan akomodasi dengan porsi yang sama,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, ia berpesan bahwa peran Humas Polres Serang kini diposisikan sebagai “perpanjangan tangan” langsung dari Kapolres untuk melayani kebutuhan informasi awak media. Langkah ini diambil guna memangkas hambatan komunikasi serta mempercepat koordinasi di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris PWI Kabupaten Serang, Angga Apria Siswanto, memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan institusi Polri terhadap insan pers.
“Kami mengapresiasi langkah Kapolres Serang yang menjadikan Humas sebagai jembatan utama komunikasi. Ini adalah bentuk transparansi informasi yang sangat dibutuhkan agar berita yang dihasilkan tetap akurat dan berimbang,” ujar Angga.
Angga juga menegaskan bahwa PWI Kabupaten Serang siap mendukung penuh upaya Polres Serang dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi publik melalui informasi yang valid terkait kinerja kepolisian.
“PWI Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus bersinergi, terutama dalam menyampaikan giat Kamtibmas. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi berlanjut dalam kerja jurnalistik profesional demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” pungkasnya.








