PT PLN Melakukan Pemboran di Lantamal Tanjung Pasir Guna Memenuhi Kebutuhan Listrik

- Penulis

Kamis, 18 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik kepulauan seribu, dan penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan di DKI Jakarta, Pt PLN (Persero) melakukan pemboran pertama (First Boring) dilahan milik lantamal Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/7/2019).

Guna mendukung implementasi program tersebut, Pt PLN (Persero) bekerjasama Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tentang Penyediaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Wilayah Provinsi DKI Jakarta, dengan menandatangani Nota Kesepahaman yang dilakukan pihak PLN.

“Sebenarnya kita sudah punya satu kabel jalur laut dari Tanjung Pasir ke Pulau Untung Jawa, sebagai alternatif perkuat sistem kalau ada kabel yang rusak, supaya listrik tidak padam disana, maka kita gelar lagi satu jalur dari titik yang sama,” kata Senior Manager Kontruksi PT PLN, Muhamad Arief Mudhari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Arief, pihaknya melakukan pemboran dilahan milik TNI AL Tanjung Pasir, karena memiliki jalur terdekat dengan kepulauan seribu. Maka dari itu PLN lebih memilih daerah tersebut, untuk melakukan pemasangan kabel besar alternatif lewat jalur bawah tanah untuk jalur kepulauan seribu DKI Jakarta.

“Kebetulan titik terdekatnya dilokasi lantamal ini jalur Kepulauan Seribu, untuk pakai lahan ini kita kerjasama dengan lantamal, kita bangun gardu dan gelar kabel baru ambil daya digardu Teluknaga dengan tegangan 20.000 volt, kapasitas hampir 20 mega, untuk kepulauan seribu,” terangnya.

Arief mengatakan, pemasangan kabel bawah tanah jalur kepulauan seribu sudah dua kali dilaksanakan, akan tetapi untuk pengerjaan yang pertama adalah bukan program PLN sendiri. Namun pemasangan instalasi yang kedua kali ini, ia mengaku bahwa jalur bawah tanah yang saat ini sedang dikerjakan adalah program PLN sendiri.

“Sebenarnya yang pertama itu program Pemerintah Provinsi Jakarta yang kami kerjakan sekitar tahun 2002 yang lalu, tapi kalau yang sekarang ini kami kerjakan milik PLN, karena sekarang untuk pemasangan listrik di Kepulauan Seribu pengolahannya diambil alih PLN,” ucapnya.

Selain itu, Arief menginginkan adanya pemasangan kabel yang baru, keadaan penerangan di wilayah Kepulauan Seribu DKI Jakarta semakin membaik, dan bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, serta lingkungan pantai Kepulauan Seribu.

“Semoga dengan kita gelar satu kabel lagi ini kehandalannya makin baik, kafasitasnya juga lebih bagus lagi, sehingga kebutuhan penerangan di Kepulauan Seribu bisa terpenuhi, termasuk tempat pariwisata disana,” harapnya.(Arab)

PT PLN Melakukan Pemboran di Lantamal Tanjung Pasir Guna Memenuhi Kebutuhan Listrik

Dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik kepulauan seribu, dan penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan di DKI Jakarta, Pt PLN (Persero) melakukan pemboran pertama (First Boring) dilahan milik lantamal Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu (17/7/2019).

Guna mendukung implementasi program tersebut, Pt PLN (Persero) bekerjasama Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tentang Penyediaan Infrastruktur Ketenagalistrikan di Wilayah Provinsi DKI Jakarta, dengan menandatangani Nota Kesepahaman yang dilakukan pihak PLN.

“Sebenarnya kita sudah punya satu kabel jalur laut dari Tanjung Pasir ke Pulau Untung Jawa, sebagai alternatif perkuat sistem kalau ada kabel yang rusak, supaya listrik tidak padam disana, maka kita gelar lagi satu jalur dari titik yang sama,” kata Senior Manager Kontruksi PT PLN, Muhamad Arief Mudhari.

Menurut Arief, pihaknya melakukan pemboran dilahan milik TNI AL Tanjung Pasir, karena memiliki jalur terdekat dengan kepulauan seribu. Maka dari itu PLN lebih memilih daerah tersebut, untuk melakukan pemasangan kabel besar alternatif lewat jalur bawah tanah untuk jalur kepulauan seribu DKI Jakarta.

“Kebetulan titik terdekatnya dilokasi lantamal ini jalur Kepulauan Seribu, untuk pakai lahan ini kita kerjasama dengan lantamal, kita bangun gardu dan gelar kabel baru ambil daya digardu Teluknaga dengan tegangan 20.000 volt, kapasitas hampir 20 mega, untuk kepulauan seribu,” terangnya.

Arief mengatakan, pemasangan kabel bawah tanah jalur kepulauan seribu sudah dua kali dilaksanakan, akan tetapi untuk pengerjaan yang pertama adalah bukan program PLN sendiri. Namun pemasangan instalasi yang kedua kali ini, ia mengaku bahwa jalur bawah tanah yang saat ini sedang dikerjakan adalah program PLN sendiri.

“Sebenarnya yang pertama itu program Pemerintah Provinsi Jakarta yang kami kerjakan sekitar tahun 2002 yang lalu, tapi kalau yang sekarang ini kami kerjakan milik PLN, karena sekarang untuk pemasangan listrik di Kepulauan Seribu pengolahannya diambil alih PLN,” ucapnya.

Selain itu, Arief menginginkan adanya pemasangan kabel yang baru, keadaan penerangan di wilayah Kepulauan Seribu DKI Jakarta semakin membaik, dan bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, serta lingkungan pantai Kepulauan Seribu.

“Semoga dengan kita gelar satu kabel lagi ini kehandalannya makin baik, kafasitasnya juga lebih bagus lagi, sehingga kebutuhan penerangan di Kepulauan Seribu bisa terpenuhi, termasuk tempat pariwisata disana,” harapnya.(Arab)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru