Proyek Pembangunan SPAM Dikerjakan CV Sri Bintang Di Ciseureuheun Dikeluhkan Warga

- Penulis

Jumat, 21 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Upaya pemerintah memenuhi kebutuhan air bersih warganya terus dilakukan. Seperti kegiatan pengelolaan dan pengembangan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di Kabupaten Pandeglang. Proyek pembangunan penangkap mata air (broncaptering) di Desa Ciseureuheun Kecamatan Cigeulis. Pasalnya pelaksanaan di lapangan dikerjakan asal-asalan dan terkesan asal jadi.

Menurut Nasrullah warga setempat mengatakan, bahwa pembangunan broncaptering di desanya, mangkrak, sebab pembangunan yang menelan anggaran senilai Rp 199. 441.000.- dilaksanakan oleh CV Sri Bintang tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

“Proyek pembangunan penangkap mata air di desa kami hingga sekarang tidak bisa dimanfaatkan, padahal, kami berharap banyak dengan adanya pembangunan itu kami tidak akan kesulitan untuk mendapatkan air bersih,”keluh Nasrullah.

Tidak hanya itu selain mangkrak, sambung Nasrullah, pekerjaan tersebut dinilai mubazir, karena dalam pelaksanaan tidak ada musawarah dengan pemangku wilayah yang tahu lokasi (medan). Akibatnya, pekerjaan tersebut asal dibangun.

“Harusnya berkoordinasi dengan warga setempat yang tahu lapangan, jangan asal saja, akibatnya mubazir tidak bisa dirasakan manfaatnya,”paparnya.

Nasrullah memaparkan, pipanisasi yang terpasang di masyarakat tidak bisa digunakan lantaran tidak ada air mengalir, selain itu saluran air mengalir dari mata sumber air seharusnya ‘helling’ karena tidak menggunakan daya listrik.

“Harusnya saluran air itu agar bisa mengalir seharusnya lebih rendah dari sumber mata air (kemiringan) karena tak menggunakan daya listrik, sementara bangunan yang ada seperti itu akibatnya tidak bisa dimanfaatkan, lebih pantasnya pembangunan broncaptering hanya menghamburkan uang negara saja,”tegas Nasrullah.

Bahkan tak hanya itu, Nasrul juga menjelaskan, dari unsur pengedaman tidak sesuai lantaran kurang tinggi, dikala hujan deras akan dipastikan pipa tersebut jebol,tak hanya itu pipa pengaliran juga belum terpasang dari hulu hingga hilir menuju bak penampungan.

“Begini hasil pekerjaan CV Sri Bintang asal jadi dan terkesan dipaksakan, tak hanya itu masyarakat setempat juga tidak diberdayakan, akibatnya tak tau medan lapangan. Oleh sebab itu kami selaku masyarakat meminta pertanggungjawaban kepada pelaksana dan konsultan perencana,”pungkasnya.

Diakhir, Nasrullah meminta kepada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DKPP) Kabupaten Pandeglang untuk segera memberikan teguran terhadap CV Sri Bintang karena dilokasi sudah lama ditinggalkan tanpa kegiatan.

“Kurang lebih satu bulan ini pekerja tidak melakukan kegiatan di pembangunan baroncaptering, padahal pekerjaannya belum rampung, apakah karena di papan informasi sudah habis waktu pelaksanaan sehingga membiarkan pekerjaan mangkrak dan mubazir,”tutupnya.

Sementara itu, pihak pelaksana dari CV Sri Bintang asal Kecamatan Pagelaran, Andi Rijal, saat dikonfirmasi, hingga berita ini dirilis enggan memberikan tanggapan apapun. Padahal dirinya sudah membaca, bahkan sudah mempertanyakan legalitas wartawan, Namun ketika ditanya terkait pembangunan, Andi Rijal tetap tak mau berkomentar.

#WaspadaCovid19

(Red)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru

Gubernur Banten

Relawan Pos Pengamanan Lebaran Dapat Apresiasi Gubernur Andra Soni

Selasa, 24 Mar 2026 - 04:40 WIB