Proyek Betonisasi Anggaran Dana Desa di Duga Jadikan Ajang korupsi

- Penulis

Kamis, 12 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Proyek betonisasi yang dianggarkan dari APBDESA tahun anggaran 2019 dengan senilai Rp.141.334.300 di kampung Melayu barat RT 004/007 kecamatan Teluknaga kabupaten Tangerang diduga jadi ajang korupsi,

Pasalnya terlihat di lokasi dalam pekerjaan proyek betonisasi tidak ada pengawasan, sehingga mitra pekerja lebih leluasa untuk mencuri Spek yang mengakibatkan pekerjaan menjadi amburadul.

Udin Salah warga setempat sangat menyayangkan pekerjaan proyek betonisasi tersebut, kami sebagai warga tak berani menegur adanya proyek ini tidak sesuai RAB biarkan yang negur orang KPK Karna kami orang kecil tak bisa berbuat apa apa tapi kalau pembangunan jalan di kampung kami begini terus kami akan akan laporkan ke KPK biar segera di tindak lanjut karna ini sudah termasuk korupsi, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, dalam realisasi proyek betonisasi ini banyak di temukan kejanggalan veping blok tidak di bongkar, ketebalan yang seharunya 15centimeter merata, tapi yang ada cuman 8, 11 centimeter kemana yang sekian meternya ini sudah di selewengkan anggaran segitu besarnya, tegas AM.

kami berharap peroyek ini segera di evaluasi oleh inspektorat BPK Bupati kabupaten Tangerang dan pengadilan. Karna ini sudah di luar aturan sesuai undang undang di negara ini karna di duga ada indikasi korupsi tandasnya saat di wawancara wartawan penabanten.com di lapangan. ( suharya/Ateng)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru