Persoalan Overlap Tanah Pantura Tangerang Sudah Selasai, Kades Babakan Asem : Dibuat Sertifikat Sekalian

- Penulis

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Persoalan tanah di wilayah pantura Kabupaten Tangerang yang overlap atau tumpang tindih sudah selesai. Salah satunya di wilayah Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga.

Kepala Desa (Kades) Babakan Asem H.Surta Wijaya menegaskan, persoalan sejumlah bidang tanah yang pernah tumpang tindih di desanya sudah diselesaikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang.

“Untuk persoalan tanah yang pernah tumpang tindih di Desa Babakan Asem, sudah selesai sejak 5 Maret 2021 lalu, berdasarkan surat resmi yang saya terima dari BPN Kabupaten Tangerang,” tuturnya, Jumat (13/8/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada waktu itu, kata Surta, surat resmi yang dilayangkan BPN bernomor HP.01.02. 750-36.03/III/2021, menerangkan bahwa permasalahan kepemilikan dan penguasaan atas penguasaan bidang-bidang tanah di desanya sudah terbit Peta Bidang Tanah (PBT), meski sempat overlap.

“Dan nama-nama pemilik tanah beserta keluarga masyarakat di desa, sudah saya sampaikan. Para pengadu yang telah ditetapkan BPN sebagai kepemilikan tanah sudah mengetahui itu juga kok. Tapi saya gak mau nyebut secara detail, karena menyangkut data pribadi seseorang,” tutur Surta.

Bahkan, sejumlah bidang tanah yang ia maksudkan, sedang proses Sertifikasi Hak Milik (SHM) di BPN Kabupaten Tangerang.

“Jujur saja, semua tanah yang sempat overlap sudah beres. Sekarang, dinaikan bukti kepemilikannya berupa sertifikat hak milik sekalian,” ungkap kades tiga periode ini.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Banten inipun mengaku, tanah di wilayah desanya tidak terkena pembebasan lahan oleh pihak swasta atau pengembang.

“Tanah di desa saya juga kondisinna tidak terkena pembebasan lahan oleh pihak pengembang. Pak Bupati dan DPRD juga diberitahukan hal itu melalui surat tembusan,” terang Surta.

Kemudian, Surta menyinggung adanya seorang warga berinisial SW yang memiliki tanah di Desa Babakan Asem seluas 4.000 meter persegi, tidak menceritakan kondisi terkini. Padahal, sejumlah pengadu, termasuk SW, sudah teralisasi perolehan hak mereka berdasar ketetapan BPN Kabupaten Tangerang, hingga proses menaikan hak kepemilikan menjadi sertifikat.

“Kurang baik dan berlebihan, jika memang benar SW itu bercerita sesuai yang ditulis wartawan belum lama ini. Padahal, semua tanah yang overlap di sini (Desa Babakan Asem) sudah selasai. Tinggal nunggu surat sertifikatnya saja dari BPN,” papar Surta.

“Semua persoalan pasti ada jalan keluarnya. Prinsip saya, kita bersama-sama menyikapi persoalan dengan musyawarah dan kepala dingin. Jangan dengan emosi dan menebar kebencian. Dan alhamdulillah terbukti berhasilkan prinsip saya itu,” ujarnya.

Sebagai salah satu tokoh masyarakat di pantura Kabupaten Tangerang, Surta menghimbau kepada masyarakat di wilayah pantura untuk menyambut baik proses kemajuan pembangunan.

“Saya sangat yakin wilayah kita akan menuju kota mandiri yang modern. Oleh sebab itu, mari kita kawal untuk memastikan adanya pembangunan yang pesat di pantura dapat berdampak baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pantura,” pugkasnya, seraya mengajak menghindari isu yang memicu kegaduhan. ( Riska)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru