Pengajian MUI Kecamatan Pagelaran Angkat Kajian Kitab Tafsir Jalalain dan Fathul Mu’in
Digelar di Masjid Jami Nurul Huda, Dihadiri Muspika dan Seluruh Kepala Desa

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang, Banten –  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pagelaran menggelar kegiatan pengajian rutin yang diisi dengan kajian dua kitab rujukan klasik Islam, yaitu Kitab Tafsir Jalalain dan Kitab Fathul Mu’in, pada hari kamis 31 juli 2025 , Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Jami Nurul Huda, Kampung Kadu Payung, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Acara ini dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Pagelaran (Camat, Kapolsek, Danramil), para Kepala Desa se-Kecamatan Pagelaran, tokoh agama, serta ratusan masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Pagelaran.kamis 31/07/2025

Sebagai muqri dan penceramah, hadir Ustadz Juman, S.Pd.I yang membawakan materi dari Kitab Tafsir Jalalain, serta KH. Hamzah Fauzi yang menyampaikan pembahasan dari Kitab Fathul Mu’in, yang merupakan kitab fiqih mazhab Syafi’i yang banyak digunakan di pesantren-pesantren tradisional.

Dalam sambutannya, Ustadz Juman, S.Pd.I menyampaikan bahwa kajian ini merupakan bagian dari upaya menjaga tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mencintai majelis ilmu dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an dan fiqih.

Sementara itu, KH. Hamzah Fauzi dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umara, dan umat dalam menjaga akhlak serta membangun peradaban Islam di tingkat lokal. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat yang hadir dengan antusias.

Kegiatan pengajian berlangsung khidmat sejak pagi hingga menjelang siang, diselingi dengan sesi tanya jawab, diskusi ringan, dan ditutup dengan doa bersama.

Pengajian kitab kuning seperti ini menjadi agenda rutin MUI Kecamatan Pagelaran yang bertujuan menghidupkan kembali tradisi belajar agama yang mendalam, serta menjadi wadah silaturahmi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.//red//

Penulis : Dedi supandi Kabiro kab Pandeglang

Berita Terkait

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia
Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang
Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:10 WIB

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kang Duphes, Tokoh Aktivis, Serang, Berpulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

Sejumlah Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Ajukan Protes Resmi, Mekanisme Seleksi Diminta Transparan dan Terbuka

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:29 WIB

Nilai Diduga Berubah, Peserta Seleksi Perangkat Desa Cimoyan Duga Ada Kecurangan

Berita Terbaru