Pembangunan PKM Bojong Diduga Asal-asalan Sejumlah Aktivis Kritik Pedas

- Penulis

Minggu, 20 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Belum genap setahun paska rampungnya pembangunan Puskesmas Bojong namun dari hasil pantauan beberapa aktivis pemuda nampak kontruksi terlihat beberapa titik yang rusak dan bocor hal ini duga akibat pengerjaan yang tidak sesuai spek dan terkesan asal-asalan padahal proyek pembangunan tersebut menelan biaya hampir 3, 5 Milyar.

Penggiat sosial selatan sekaligus Ketua Karang Taruna Kecamatan Bojong M.Basyir sampaikan kritiknya terkait kontruksi bangunan Puskesmas Bojong yang rusak padahal menurutnya belum genap setahun.
Kepada media M.Basyir menyampaikan,

“Banyak beberapa titik yg bocor dan rembes oleh air hujan sehingga mengakibatkan genangan di dalam ruangan. Ketika saya, investigasi ke beberapa ruangan dan seluruh bagian gedung nampak atapnya pun jelek secara kontruksi terkesan asal tempel dan diduga tak sesuai spek dan bocor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini sangat membahayakan pasien, warga dan petugas medis yang bertugas di Puskesmas Bojong. Saya khawatir karena ini kualitas kontruksi yang diduga tak sesuai khawatir ambruk seperti yang sudah-sudah, Padahal Anggaran ini sangat besar 3,5 milyar.

Ini diduga akibat pengerjaan yg asal-asalan oleh kontraktor pelaksana CV.Bulan sabit dan pengawas/PPK.

” Saya meminta kepada yang berwenang yakni Dinas terkait dan mendorong DPRD komisi III (Tiga) untuk turun ke lokasi jangan hanya ceremonial bawa-bawa palu seolah mengetes kekuatan kontruksi padahal bangunan buruk” ungkapnya.

Selain itu terbukti hari ini septitenk pun masih menggunakan yg lama.

Kami atas nama pemuda Karang Taruna Bojong mendorong agar pelayanan tetap maksimal, dan kami mendesak semua pihak yang berwenang apabila kontruksi ini tidak di tindak lanjuti kami akan datang ke dinas kesehatan untuk Unras” Pungkasnya
Minggu, 20/12/2020

Sementara pihaak Kadinkes belum bisa berikan komentar apapun.


(Imron)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru