Pelanggaran HAM Masa Lalu dan Kini, Mahasiswa Serang Gelar Dialog

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Mahasiswa yang tergabung dari beberapa BEM di Universitas yang ada di Serang, menuntut Pemerintah Pusat dan Polri selesaikan kasus HAM di Indonesia, Hal itu disampaikan oleh perwakilan Mahasiswa Banten Aziz saat menjadi narasumber dialog dengan tema Soal HAM Yang Tak Pernah Selesai, di Caffe 113, Jl. K.H. Amin Jasuta Serang, Lontarbaru, Kec. Serang, Kota Serang, Jum’at (13/12/2019).

Aziz menyampaikan, bahwa dirinya meminta Kementerian Polhukam, Menkumham dan Kepolisian agar bisa menselesaikan kasus-kasus HAM dari 1965 hingga 2019. “Kami meminta keadilan yang merata, karena kami tidak ingin kasus ini menjadi kasus catatan yang kelam untuk anak-anak dan generasi kedepan,”ujarnya.

Ia berharap, Presiden harus menepati janjinya untuk menselesaikan kasus Novel Baswedan yang kini menjadi korban, dimana kasus yang menimpah Novel Baswedan sampai saat ini masih belum diselesaikan. “jadi kami meminta Presiden yang dimana menjadi No.1 di Indonesia harus memperkuat elemen dan struktur-struktur yang ada di Pemerintahannya untuk membantu progresnya, dan Presiden juga harus tegas untuk membenahi hukum-hukum di Indonesia, hokum juga salah satu untuk kemajuan bangsa kita, kasus Novel ini harus diselesaikan kalua bias Presiden harus tegas dan serius menanganinya,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Ketua Panitia Dialog HAM Riski Sandika menambahkan, kegiatan ini digelar hanya mengingat ke mahasiswa bahwa di tanggal 10 Desember adalah peringatan Hari HAM Sedunia maka dari itu mahasiswa dari berbagai BEM di Banten kompak untuk memperingati dengan cara berdialog atau Diskusi dan menjalankan silaturahmi antara BEM. “ Saya melihat sejauh ini kasus HAM di Indonesia masih belum dijamin oleh Pemerintah, jadi sebenarnya dimata hukum harus sama tidak ada perbedaan,” ucapnya.

Riski menilai bahwa kasus HAM dan Hukum di Indonesia saat ini masih belum baik, dan dirinya juga melihat masih banyak kasus HAM diindonesia masih belum di selesaikan oleh pihak berwajib dan Pemerintah Pusat. “Pelanggaran HAM memang masih banyak sekali, jadi seperti kasus Munir itu kasus yang tidak pernah kami lupakan, sampai saat ini kasus Munir saja pemerintah dan kepolisisan sampai pergantian Presiden masih belum di selesaikan, kami berharap kasus-kasus HAM yang ada di Indonesia harus diselesaikan sampai tuntas,” Pungkasnya. (Red)

Berita Terakait

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu
DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat
Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terakait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar apresiasi kunjungan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono ke PB Mathla’ul Anwar

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:28 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Langkah Cepat Menteri ATR/BPN Sertifikasi Tanah Wakaf: Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:49 WIB

Kementerian ATR/BPN Bentuk Satgas untuk Pengamanan Aset PT Telkom Indonesia

Berita Terabru