Pejabat Kemdikbud Belajar Jurus Silat Kaserangan

- Penulis

Sabtu, 16 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemndikbud) Republik Indonesia antusis belajar Jurus Silat Kaserangan yang digagas langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Jurus silat ini ditampilkan dalam Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang digelar Kemdikbud bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di lingkungan Pendopo Bupati Serang, Jumat (24/3/2019).

Turut memperagakan Jurus Silat Kaserangan dari pejabat Kemdikbud yakni Sekretaris Jenderal Didik Suhardi, Inspektur Jenderal Muchlis Rantoni Luddin, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano, dan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar. Turut mendampingi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya dan jajaran, serta ratus pelajar SD dan SMP di Kabupaten Serang.

Bupati Serang dan para pejabat Kemendikbud secara kompak mengikuti gerakan Silat Kaserangan yang dipandu langsung para pelajar di atas panggung. Mereka semua mengenakan baju silat berwarna hitam. Bukan hanya itu, Didik juga melihat langsung debus asli Kabupaten Serang serta diberi Golok Ciomas yang telah bersertifikat. “Gebyar pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Serang sangat luas biasa, menampikan kebudayaan dan juga pencapaian prestasi pendidikan di Kabupaten Serang dan Indonesia pada umumnya,” kata Didik dalam keterangan tertulis yang dikirimkan Pemkab Serang, Sabtu (25/3/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :Bupati Serang Pastikan 290 Bangunan Terdampak Tsunami Diperbaiki

Kepala Dindikud Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya mengungkapkan, Jurus Silat Kaserangan diciptakan oleh 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat yang berada di Kabupaten Serang. Jurus ini merupakan gabungan dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang. Silat Kaserangan merupakan gabungan dari seni silat, tari, dan debus. Seni bela diri ini terlihat penuh nuansa seni dan jiwa ketegasan jawara dengan iringan gendang silat.

Asep menambahkan, Silat Kaserangan telah secara resmi diajarkan di SD dan SMP sebagai bagian dari pelajaran muatan lokal. Kebijakan yang diterapkan oleh Bupati Serang ini bertujuan untuk mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda, sehingga mereka bisa ikut melestarikan budaya bangsa. “Selain itu, rutin dilombakan dalam ajang Anyer Krakatau Culture Festival,” ujarnya.

Ribuan orang yang hadir di Gebyar Dikbud 2019 juga terhibur dengan beragam mata acara yang dihadirkan dalam Pameran Pendidikan dan Kebudayaan. Di pameran terdapat berbagai stan dengan tema yang berbeda-beda, antara lain Panggung Kreativitas SD, SMP, SMA/SMK; Stan Kuliner Nusantara; Panggung Kebudayaan; UMKM Kabupaten Serang; serta Perpustakaan Keliling. Hadir juga stan layanan dari unit pelaksana teknis (UPT) Kemendikbud di Provinsi Banten, yaitu Kantor Bahasa Banten, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB Banten), dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Banten.

Di Gebyar Dikbud ini, Kemendikbud dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama-sama memberikan apresiasi untuk tujuh siswa berprestasi. Mereka menerima beasiswa pendidikan dari Pemkab Serang dan hadiah sepeda dari Kemendikbud. Dalam kesempatan itu juga, Pemkab Serang menyerahkan santunan kepada korban bencana tsunami Kabupaten Pandeglang yang berasal dari Kabupaten Serang. (Red)

Berita Terakait

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong
Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat
Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi
Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan
Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin
Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terakait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Desa Gembong, Wabup Intan Ajak Warga Isi Kemerdekaan Dengan Karya, Kebersamaan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kepala Desa Cibugel Sudarwan, A.Md.Kes. Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Karnaval dan Pesta Rakyat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Bupati Tangerang Perintahkan Rumah Ibu Suemah Segera Dibangun Usai Rubuh Akibat Erosi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Putra Desa Cikuya Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Serang, Kepala Desa: Teruslah Berjuang Demi Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Hj. Nurbaeti, S.E., M.M. Sekcam Cisoka Hadiri Pengukuhan Paskibraka, Kesiapan Sambut Upacara HUT RI ke-81 Terjamin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Paving Blok di Desa Tegalsari Jangan Main-Main, Ini Sanksi Tegas Denda 100 juta dan Kurungan penjara,

Berita Terabru

Gadgets

Selembar Sertipikat Menjaga Amanah Tanah Wakaf

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:56 WIB

Pemerintahan

Bupati Tangerang Harap PPAT Bisa Dorong Peningkatan PAD

Senin, 24 Agu 2026 - 16:37 WIB