penabanten.com, Pandeglang – Pangkalan Gas Elfiji 3 Kg kampung Cicae Desa Cipinang Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang milik Adid Supriatna Dari PT.Mulya Putra Sejahtera Slalu telah Menjual Tabung sesuai harga eceran tertinggi (HET) hal ini di katakan ketua RT kampung Cicae, Supena pada Jumat 13/11/2020
Menurut Supena pembelian tabung gas elpiji 3 kg dari pangkalan Adid Supriatna masyarakat cuma membeli se harga Rp.16 ribu namun kalau secara kebetulan di pangkalan Adid lagi kosong terpaksa masyarakat mencari tabung ke luar desa yang pastinya harganya juga melebihi HET karna di tambah ongkos ojeg, menghabiskan harga per tabungnya mencapai Rp 30 ribuan.
” Saya sebagai ketua RT kampung Cicae membenarkan bahwa harga pembelian tabung gas elpiji dari pangkalan Adid Supriatna Rp 16 ribu kalau ada yang mengatakan lebih dari harga segitu berati bukan dari pangkalan Adid karna setau saya dan saya sendiri juga sering nebus ke pangkalan tersebut sesuai HET” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal senada di katakan ibu Jumanah yang juga warga desa Cipinang sering kali menebus tabung gas elpiji dari pangkalan Adid seharga Rp 16 ribu.
” Saya juga sering membeli tabung dari pangkalan Adid, kampung Cicae desa cipinang seharga Rp.16 ribu tidak pernah saya membeli lebih dari harga segitu pak” imbuhnya
Ditemui Adid Supriatna pemilik pangkalan tabung gas elpiji 3 kg menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menjual tabung gas elpiji 3 kg ke masyarakat melebili harga eceran tertinggi, kalaupun ada masyarakat yang membeli tabung gas dengan harga sampai Rp.30 ribu itu bukan dari pangkalan saya,kata Adid.
Masih kata Adid ” pangkalan Elfiji 3 kg milik saya sendiri dari PT.Mulya Putra Sejahtera Slalu sesuai SK Bupati No.542/kep.779 – HUK 2014.Saya tidak berani menjual tabung dari pangkalan saya melebihi HET” pungkasnya.
(Imron)








