Penabanten.com, Serang – Polsek Kramatwatu berhasil mengamankan puluhan miras dan membubarkan tawuran antar warga dalam operasi cipta kondisi di wilayah hukum Kramatwatu, Minggu (19/1). Selain membubarkan tawuran, dua orang warga yang diduga sebagai provokator ikut diamankan ke Mapolsek.
Kapolsek Kramatwatu Kompol. Raden Muhammad Sofyan mengatakan dalam operasi cipkon itu pihaknya melakukan razia ke sejumlah tempat hiburan malam di sekitar Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Kramatwatu. Hasilnya puluhan miras berhasil disita dalam kegiatan tersebut.
“Kita melakukan razia miras di Jalan Lingkar Selatan. Sasarannya yaitu Cafe anggel, Cafe Tri Naga, Cafe Star Quen, Cafe Roger, Warung Jamu dan Cafe Kuda Laut serta Cafe Parahyangan,” katanya kepada awak media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sofyan, usai melaksanakan razia miras, pihaknya mendapatkan informasi dari warga Desa Serdang yang resah akan adanya geng motor yang sering membuat onar dan hendak melakukan penyerangan.
“Mengantisipasi adanya kumpulan geng motor yang dapat meresahkan karena berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Serdang bahwa ada beberapa orang yang mengunakan sepeda motor berlalu lalang serta berkelompok membuat resah masyarakat Desa Serdang, kita langsung ke lokasi,” ujarnya.
Sofyan menambahkan berkat ketanggapan menindaklanjuti informasi warga tersebut, penyerangan yang diduga akan dilakukan oleh geng motor itu berhasil dicegah oleh anggotanya dibantu oleh warga Desa Serdang.
“Tapi pada saat yang sama terdapat warga Desa Kramatwatu yang melintas dengan menggunakan sepeda motor, kemudian di hadang dan mengalami pemukulan oleh warga serdang karena dikira salah satu anggota geng motor yang akan menyerang,” ungkapnya.
Sofyan menegaskan adanya bentrokan yang terjadi di Jalan Raya Serdang tersebut. Pihak kepolisian berhasil membubarkan bentrokan dan berhasil mengamankan dua orang warga diduga provokator.
“Dua orang terluka akibat bentrokan tersebut, korban atas nama Feby warga Kramatwatu luka lecet dibagian kaki dan tangan. Kemudian Opik (20) warga Kramatwatu juga mengalami luka robek diu bagian kepala belakang. Yang diamankan dua orang, keduanya masih dibawah umur, mereka masih pelajar SMK,” katanya.#Bid_Humas








