MTs Salfiyah Darul Bayan Cisudang Butuh Bantuan Pemerintah, Kurangnya Sarana Dan Prasarana

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Darul Bayan yang terletak di pelosok perkotaan tepatnya di Kampung Cisudang Desa Angsana Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Rupanya masih banyak kekurangan sarana maupun prasarana. Selasa (27/4).

Sarana tersebut meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dan komunikasi serta perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap madrasah. Sedangkan untuk prasarana, terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang dan instalasi daya dan jasa. Namun MTs Salafiyah Darul Bayan  terbilang jauh untuk memaksimalkan pembelajaran lantaran belum lengkap.

Menurut Kepala Madrasah, Asep Andan untuk mengoptimalkan pembelajaran dan mengajar di setiap Madrasah perlu ditunjang oleh sarana prasarana pendidikan, karena sarana dan prasarana, sejatinya yang terpenting untuk meningkatkan mutu anak didik ketika melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Oleh sebab itu, pihaknya berharap adanya perhatian dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten Pandeglang. Prasarana yang sangat dibutuhkan, kata Asep yakni rehab gedung atau ruang baru.

Asep tak menampik jika lahan yang dimilikinya tidak bisa untuk mendapatkan bantuan ruang baru, meski begitu dirinya berharap terhadap  pemerintah untuk rehab ruang karena bila tidak direhab, kondisinya semakin rusak.

“Kami sangat mengharapkan ada bantuan dari pemerintah, dengan begitu, dipastikan pembelajaran pendidikan agama lebih baik, serta yang minat untuk menjadi siswa baru juga banyak bila ruang kelasnya sudah layak pakai,”imbuhnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Darul Bayan Kampung Cisudang Desa Angsana, Hasanudin tak bisa berbuat banyak, karena bila dibangun dengan menggunakan uang pribadi tidak ada uangnya. Meski begitu, pihaknya tetap optimis terhadap KBM di MTs Salafiyah yang didirikannya.

“Dengan berdirinya MTs Salafiyah disini, Kami tetap optimis dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) pendidikan Islam dengan ruang seadanya, karena Kami hadir untuk mencerdaskan anak bangsa yang beretika dan beradab,”tegasnya.

Hasanudin juga menyampaikan, bahwa untuk infrastruktur bangunan maupun sarana dan prasarana di sejumlah MTs, MI, terutama di wilayah pelosok masih banyak yang butuh peningkatan sarana dan prasarana demi tercapainya kualitas dan mutu pendidikan agama yang baik. “Memang masih banyak MTs, MI yang tersebar di pelosok butuh perhatian pemerintah,”tutupnya.

(Imron)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka
Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa
Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek
Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kepolisian Dan TNI Sesuai Program Pemerintah Daerah, Kawal Pemindahan Pedagang Ex Penampungan Ke Pasar Baru Cisoka

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:10 WIB

Prof. Francisca Sestri Menjadi Dewan Penasihat Koperasi LPER (Digital)

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:06 WIB

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:02 WIB

Dari Cikeusal untuk Indonesia, TMMD Ke-127 Hadirkan Negara dan Mengubah Kehidupan Warga Desa

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Supplier Buka Suara: Harga Daging di Pasar Ciruas Tidak Sampai Rp. 145.000/kg

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:09 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:42 WIB

PT CMMI Diduga Jual Limbah B3 Slag Secara Ilegal; Kadin Bantah Terlibat Pengurugan Proyek

Senin, 9 Februari 2026 - 16:36 WIB

Jalan Berlubang di Jalan Cikande – Rangkasbitung Diduga Menelan Korban Jiwa, Aktivis Banten Desak APH Mengusut Tuntas

Berita Terbaru