Penabanten.com, pandeglang – Nenek Arni yang berusia kurang lebih 70 tahun tinggal di kampung Lebak Waru Desa Sumur batu kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten,sudah 20 tahun nenek Arni tinggal di gubuk ukuran 2×2 beralaskan tikar bambu (Amben Palupuh) dinding bilik terbuat dari bambu yang sudah pada bolong namun tak surut semangatnya untuk bertahan hidup sambil mengurus sang adik yang terkapar (lumpuh) untuk makan dan minum kedua nenek ini hanya mengharapkan belas kasihan tetangganya karna sudah tidak mampu untuk bekerja.Senin 01/06/2020.
Sudah 20 tahun lamanya nenek Arni tinggal di gubuk sembari ngurus sang adik Eja (60) yang sudah tidak berdaya hanya bisa berbaring lemah,makan dan minumnya juga selalu di suapin kalanya Arni.
” Sudah lama saya ngurusi adik saya yang sudah tidak bisa apa-apa makan dan minumnya saya suapin tiap hari itupun kalau ada yang di makan kalau tidak ada yang ngasih dari tetangga beras satu gelas dua gelas baru kita bisa masak nasi walaupun hanya makan pake garam doang ” kata Arni ke awak media penganten.com,Senin 01/06/2020.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masih kata nenek Arni ” selama ini bantuan dari pemerintah belum ada paling kami diberi oleh tetangga yang mendapatkan bantuan dari pemerintah lalu kami di sisihkan alakadarnya”imbuhnya.

Keterangan yang sama dikatakan Ketua RT Akmar/ Heru (36) membenarkan bahwa nenek Arni salah satu warganya yang tinggal di sebuah gubuk Reyot tersebut yang memang belum tersentuh bantuan dari pihak pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten,hal ini menurut ketua RT nenek Arni belum pernah di ajukan masyarakat miskin karena menurutnya kesulitan nenek Arni tidak punya persyaratan seperti kartu keluarga maupun KTP.
” Betul itu nenek Arni tinggal di gubuk itu cuma berdua saja sambil ngurus adiknya yang lumpuh makan se hari-hari pun kami sama warga lain iuran ngasih beras buat makan mereka,bantuan dari pemerintah belum ada karna sulit untuk di ajukan karna tidak punya persyaratan” terangnya
Di konfirmasi pihak desa sekdes sumur batu melalui pesan WhatsApp belum bisa memberikan jawaban apa-apa.
(Imron)








