Penabanten.com, Serang – Puluhan warga penerima Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu) merasa ditipu, Puluhan warga tersebut adalah masyarakat Desa Ranjeng Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, mereka menyadari tertipu setelah mendatangi Bank Banten untuk melakukan pengecekan Mutasi Rekening.
Salah satu warga tersebut Ibu Hunaenah saat dipinta keterangan oleh awak media dirinya menceritakan kronologis kejadian yang mereka alami, bahwa sebelumnya mereka di datangi seseorang bernama Yati yang mengaku bekerja di bank Banten, Yati mendatangi rumah mereka satu persatu meminta Kartu Multiguna Yang diluncurkan oleh Provinsi Banten tersebut agar bisa diambil dengan alasan akan diganti dengan yang baru supaya bisa dicairkan.
Menjelang beberapa hari kemudian kartu tersebut di kembalikan Yati dengan alasan cair tanggal 5 Oktober, setelah di cek tanggal tersebut sampai dengan bulan November saldo masih kosong, curiga dengan pengakuan Yati ibu hunaenah mendatangi Bank Banten untuk melakukan pengecekan Mutasi Rekening, Dengan kagetnya ibu hunaenah mengatahui bahwa program jamsosratu yang ia dapatkan dari pemerintah tersebut sudah cair dari bulan april lalu dan sudah diambil tanggal 26 September 2019, dari situ ibu hunaenah menyadari bahwa mereka sudah ditipu oleh Yati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yati mendatangi rumah kita satu persatu meminta kartu ATM multi guna dengan nomor pin dengan alasan mau di ganti kartu baru, dia bilang kerjanya di bank itu, karena kita orang tua gak ngarti ya kita kasih saja”, ungkap ibu hunaenah saat di wancara awak media.
“Setelah menjelang beberapa hari kartu tersebut di kembalikan Yati dengan alasan belum cair, cairnya nanti tanggal 5 Oktober katanya, setelah itu kita cek kenapa tanggal tersebut sampai Desember masih kosong, begitu di cek di Bank Banten ternyata sudah cair bulan April dan sudah di ambil tanggal 26 bulan 9 kemaren”, imbuhnya
Merasa dirinya ditipu dan dirugikan oleh Yati ibu hunaenah mendatangi Polsek Ciruas untuk membuat laporan pengaduan, saat ini kasus tersebut sedang di selidiki oleh Polsek Ciruas untuk mencari bukti dan motif pelaku. (Red)








